Press Release, Polres Blitar Kota Hanya Kumpulkan 2,5 Gram Sabu

Polres Blitar menunjukkan barang bukti sabu-sabu dan HP untuk komunikasi para pelaku yang diduga melakukan jual beli sabu-sabu. (foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)
Polres Blitar menunjukkan barang bukti sabu-sabu dan HP untuk komunikasi para pelaku yang diduga melakukan jual beli sabu-sabu. (foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Polres Blitar Kota berhasil membekuk pengguna sabu-sabu bernama Dadang Prasetyo Utomo (31), warga Kelurahan Kampungdalem, Kabupaten Tulungagung, dan Bintang Mahardika (21), warga Kelurahan Kutoanyar, Kabupaten Tulungagung. Jumat (12/1/2018) hari ini, terungkap para pengguna ini adalah pecandu berat.

Menurut Kasat Narkoba Polres Blitar Kota AKP Huwaillah, para pelaku adalah seorang pecandu. Salah satu dari mereka ada yang menjual sabu-sabu bukan karena mencari keuntungan. Pasalnya, mereka bukan dari kalangan orang ekonomi rendah.

Alasan mereka menjual sabu-sabu agar bisa tetap mengonsumsi gratis dari keuntungan yang dia dapat dari penjualan. "Mereka orang biasa. Jualan hanya untuk mendapatkan upah gratis bisa pakai sabu-sabu,” ungkapnya saat press release kasus ter

Saat ditanya tentang pelanggan mereka di Blitar, kasat narkoba mengatakan kalau kemungkinan ada pelanggan yang ada di Blitar. "Mungkin ada mengingat di Blitar sendiri tidak ada bandar besar sehingga banyak yang cari di Tulungagung,” kata dia.

Menurut Huwaillah, kegiatan yang dilakukan tersangka jauh-jauh dari Tulungagung bertransaksi di Kota Blitar adalah efek dari kecanduan. Sehingga apa pun dilakukan supaya bisa mengonsumsi zat berbahaya yang bikin kecanduan. "Karena efek kecanduan. Saking berat kecanduannya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya kalau kedua tersangka berhasil dibekuk Senin (8/1/2018). Ketika itu, Satreskoba Polres Blitar Kota mengetahui adanya transaksi jual beli narkotika jenis sabu-sabu di salah satu rumah di perbatasan Kota Blitar dan Kabupaten Blitar. Tepatnya di Desa Gaprang, Kecamatan Kanigoro. Lalu ditangkaplah Dadang Prasetyo Utomo (31) di rumah kosnya di desa tersebut dengan barang bukti 0,93 gram sabu-sabu.

Lalu dari pengakuan Dadang, dikatakan kalau sabu-sabu tersebut dibeli dari Bintang Mahardika (21). Polisi meminta ditunjukkan keberadaan Bintang Mahardika yang ternyata waktu itu sedang makan bakso di Jalan Veteran kota Blitar dan ditangkap di hari yang sama pukul 17.00.

Bintang dibawa ke rumahnya di Tulungagung. Di rumah pelaku ini, ditemukan barang bukti sabu-sabu sebanyak 1,4 gram beserta alat sedot sabu ini. Alhasil dua pelaku ini langsung digiring ke Polres Blitar Kota untuk ditahan. (*)

Pewarta : Mardiano Prayogo
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top