Melihat Lebih Dekat Jipang Ketan Makanan Tradisional Khas Blitar yang Masih Eksis

Humam menujukkan jipang ketan buatannya yang siap untuk dipasarkan. (foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)
Humam menujukkan jipang ketan buatannya yang siap untuk dipasarkan. (foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Jipang merupakan jajanan tradisional khas Blitar yang bisa tergeser bila tidak dilestarikan. Kesadaran itulah yang membuat Humam Haris Ahmad (55) warga Desa Jeblok Kecamatan Talun Kabupaten Blitar menekuni bisnis membuat jipang ketan.

Dengan menjaga kualitas dan mengemasnya secara cantik jipang buatannya laris dan jadi langganan toko makanan khas daerah di beberapa wilayah di Jawa Timur.

Humam sedang proses pembuatan jipang dengan mencampur ketan goreng dicampur dengan gula panas di wajan. (foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)
 

Humam telah merintis bisnis makanan tradisional ini sudah cukup lama sekitar 6 tahun. Awalnya dia hanya menjual jipang buatannya di pasar-pasar. Namun akhirnya meredup karena masyarakat lebih memilih makanan modern. Hingga akhirnya dia memutar otaknya dan akhirnya dia membuat jipang ketannya lebih bervariasi rasanya dan juga dikemas lebih cantik.

“Saya dapat masukan untuk pakai banyak rasa dan dikemas dengan plastik tebal mengkilap. Mengikuti saran itu setelah saya tawarkan ke toko oleh-oleh disukai dan kini produk saya jadi langganan toko tersebut,” ujarnya Kamis (8/2/2018).

Humam mengatakan bahan untuk membuat Jipang Ketan ini cukup sederhana hanya dari ketan, gula, dan perasa saja. Namun proses pembuatannya yang masih menggunakan cara tradisional dengan peralatan masak pada umumnya. Cara seperti inilah yang tidak semua orang bisa membuat jipang ini.

Dimana awalnya ketan dicuci bersih lalu direndam semalaman. Lalu ketan dikukus dan ditiriskan untuk dijemur di bawah matahari selama 2-3 hari. Setelah itu ketan digoreng dengan minyak panas layaknya renginang lalu ditiriskan untuk menghilangkan minyak.

Humam sedang mencetak adonan jipang untuk dibentuk kotak kecil-kecil. (foto:M.Prayogo/BlitarTIMES)

Setelahnya gula dipanaskan di sebuah wajan besar. Lalu ketan yang sudah digoreng tadi dicampurkan dengan gula yang sudah meleleh tadi hingga merata. Baru campuran itu dimasukkan cetakan untuk dipotong kecil-kecil lalu dikemas plastik.

“Caranya itu yang sulit mulai dari cara menggoreng dan mencetak kalau tidak punya keahlian hasilnya tidak terlalu bagus. Selain itu cuaca juga mempengaruhi proses produksi,” terang suami Endang Liana.

Meski merupakan jajanan masyarakat zaman dulu, berbekal bahan yang digunakan berkualitas  membuat jipang produksi Humam disukai. Jipangnya tidak mudah kadaluwarsa dan juga rasanya lebih enak dibanding yang lain. Sebab seperti gula dia memakai gula bermerek dan ketan kualitas nomor satu.

“Orang langganan saya bilang jipang saya itu yang paling awet dan paling enak. Hanya saja pengemasaannya yang kurang cantik saja. Akhirnya saya membuat tampilan jipang ketika dijual lebih menarik dengan diberi warna makanan yang cerah dan juga kemasan plastik tebal,” kata bapak yang mempunyai tiga anak ini.

Kini penjualannya sampai di luar kota di sekitar Blitar. Jipang ketan buatannya itu hampir bisa ditemukan di toko oleh oleh yang ada di sekitar tempat wisata. Dari penjualanya tersebut dia bisa meraup omzet rata-rata bulanan mencapai Rp 30 juta.

“Rasanya itu memang khas antara gurih seperti rengginang tapi manis juga. Jadi rasanya yang khas ini membuat Jipang Ketan jadi pilah turis yang mencari jajanan tradisional sebagai oleh-oleh,” ucapnya. (*)

Pewarta : Mardiano Prayogo
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
  • Arema FC Lumat Bhayangkara FC 4-0, Gol Dipersembahkan Duo Dedik- Rivaldi

    Di hadapan 3394 ribu Aremania tim Singo Edan tampil garang melumat Bhayangkara FC dengan skor akhir 4-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018) malam.

  • Suporter Bonek dan Jakmania Tewas Akibat Tabrak Lari

    Seorang suporter sepak bola Persebaya atau Bonek dilaporkan tewas akibat kecelakaan. Dia diduga menjadi korban tabrak lari. Bersamaan dengan dia seorang suporter Persija, Jakmania juga dilaporkan tewas. Karena ke duanya mengendarai motor berboncengan.

  • Viral, Hanya dengan Kaleng Bekas Pemuda Ini Mampu Saingi DJ

    Lagu yang menghentak khas DJ kerap sukses membawa penikmat musik bergoyang. Dengan peralatan yang canggih dan teknik yang baik akan menghasilkan musik yang ciamik. Namun bagi pemuda satu ini, untuk menjadi DJ tidak perlu menggunakan alat yang mahal.

  • Hari Jadi Jombang Masih dalam Pembahasan Raperda

    Kabupaten Jombang sebentar lagi akan memiliki regulasi yang mengatur tentang hari jadi kabupaten yang dijuluki sebagai kota santri ini. Regulasi tersebut tertuang pada Peraturan Daerah Kabupaten Jombang yang akan segera diselesaikan pada tahun 2018 ini.

  • Ngabuburit di Karang Menjangan, Emil Dardak Jadi Koki Martabak Mie Madura

    Emil Elestianto Dardak, cawagub Jatim nomor urut satu mengisi kampanye di bulan Ramadhan dengan ngabuburit berburu sajian takjil buka puasa di Pasar kaget takjil Karang Menjangan, Surabaya, Rabu (23/5/2018).

  • Sebanyak 167.839 Kertas Suara Pilgub Dilipat, Target Selesai Besok

    Meski pencoblosan pilkada serentak masih kurang satu bulan lima hari, namun KPU Kota Probolinggo sudah melaksanakan pelipatan kertas suara. Selasa (22/5) puluhan pemuda di Aula KPU Probolinggo tampak sibuk melipat kertas suara. Untuk kali ini, yang dilipa

  • Babak Pertama, Arema FC Unggul 2-0 Atas Bhayangkara FC

    Pertandingan babak pertama antara Arema FC melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018) malam didominasi Arema FC dengan skor 2-0. Dua gol diciptakan oleh Rivaldi Bawuo pada menit 9 dan Dedik Setiawan pada menit 24.

  • Tersungkur, Bapak Tukang Bakso Ini Bikin Netizen Iba

    Sebuah video viral di media sosial dan sempat membuat netizen iba. Seorang penjual bakso terekam saat terjatuh dan semua dagangannya tumpah di jalanan.

  • Tak Berizin, Galian Pipa Gas Bumi Dihentikan

    Setelah sempat ditutup, Senin (21/5) kemarin, proyek galian pipa gas bumi di Jalan Hayam Wuruk Kota Probolinggo, dilanjutkan lagi. Proyek yang dikerjakan PT Dharma Sumber Pundi Artha itu sempat dihentikan Satpol PP, lantaran diduga belum mengantongi izin.

  • Sekda Kota Kediri Apresiasi Keberadaan Ponpes Di Kota Kediri

    Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu hadiri acara Buka Bersama dan Pemberian Santunan Bagi Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Selasa (22/5) di Pondok Wali Barokah.

  • Safari Ramadhan di Masjid Quba, Pemkot Malang Ingatkan Jamaah Gunakan Hak Pilih

    Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang 1439 H berlanjut di Masjid Quba, Kelurahan Bareng. Pada safari ke empat, Selasa (22/5/2018) malam, pemkot menyampaikan beberapa imbauan pada masyarakat. Salah satunya terkait penggunaan hak suara dalam Pilka

  • Dinas Pendidikan Kota Kediri Buka Pendaftaran PPDB Online Jenjang SD

    Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bersistem online jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2018, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri bakal membuka lebih banyak tempat pendaftaran di masing-masing sekolah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top