Andalkan Resep Turun Temurun, Pembuat Opak Rujak Asal Blitar Ini Tetap Bertahan

Meselan menunjukkan opak rujak produksinya.(Foto : M.Rifai/JatimTIMES)
Meselan menunjukkan opak rujak produksinya.(Foto : M.Rifai/JatimTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Siapa yang tak kenal rujak, makanan khas tradisional Jawa yang Kuahnya manis pedas asem dan terasa segar di lidah. Menyantap rujak terasa tidak lengkap bila penyanjiannya tanpa kerupuk atau opak rujak. Selain menambah selera makan, opak yang umumnya berwarna merah  telah menjadi khas rujak jawa.

Keberadaan rujak yang tetap digemari orang menjadi peluang rejeki bagi pembuat opak rujak.  Salah satu pembuat opak rujak di Blitar adalah Meselan,  warga Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar.  Dalam membuat opak rujak, pria yang umurnya sudah tidak muda lagi ini tetap menjaga resep turun temurun warisan keluarganya.

Opak yang terbuat dari bahan tepung pati ini memang tidak selalu ada. Kalaupun ada setiap hari jumlahnya tidak banyak.Proses pembuatanya  juga lumayan lama. Mulai dari pati dijeloni kemudian dioven dengan tungku oven yang besar. Proses itu memakan waktu 8 jam. Kemudian didinginkan 3 sampai 5 hari baru bisa dibuat irisan opak lalu dijemur.

Satu oven mampu menampung 5 kwintal pati. Jika pati mudah didapat dia bisa memasak sampai 5 kali dengan pati 1 ton.

Teknik yang mengandalkan pengeringan ini tidak bisa dilangsungkan sepanjang hari. Karena cuaca yang tidak menentu akan membuat krupuk tidak kering. Akibatnya  krupuk akan pecah-pecah. Setelah proses pengeringan selesai, opak ini dapat dijual. Namun masih dalam bentuk mentah. Harga opak itu per kilogram dibanderol Rp 8 ribu.

 

“Produksi opak rujak dibuat sejak tahun 1950. Jadi yang menciptakan produksi dulu adalah keluarga saya. Kemudian saya lanjutkan dari tahun 1970 sampai sekarang,” kata Meselan kepada BLITARTIMES, Minggu (11/2/2018).

 

Meselan mampu bertahan membuat opak rujak selama puluhan  tahun  tak lepas dari ketelatenan. "Pemasaran dari dulu hanya di pasar-pasar daerah Kota Blitar saja Mas. Seperti pasar kademangan, pasar templek, pasar srengat, pasar legi, pasar wlingi pasar kanigoro. Mungkin dari produksinya yang awal dan rasa tetap enak kata orang jadi saya menguasai pasar yang ada di Blitar,” ujarnya.

 

Uniknya, yang membuat resep rahasia yang membuat opaknya tetap diminati oleh pelanggan membuat produksi ini adalah kekompakan keluarga. Keluarga yang berjumlah 5 orang ini setiap harinya memproduksi opak tanpa ada karyawan dari luar, demi menjaga resep rahasianya.

 

"Sejak kecil saya sudah diajari membuat opak ini oleh bapak saya. Dari mulai resep hingga tahapan produksi saya hafal. Dan saat ini mulai saya ajarkan kepada anak - anak saya, biar nanti bisa diteruskan anak saya," tuntasnya.(*)

Pewarta : Masdain Rifai
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
  • Suporter Bonek dan Jakmania Tewas Akibat Tabrak Lari

    Seorang suporter sepak bola Persebaya atau Bonek dilaporkan tewas akibat kecelakaan. Dia diduga menjadi korban tabrak lari. Bersamaan dengan dia seorang suporter Persija, Jakmania juga dilaporkan tewas. Karena ke duanya mengendarai motor berboncengan.

  • Viral, Hanya dengan Kaleng Bekas Pemuda Ini Mampu Saingi DJ

    Lagu yang menghentak khas DJ kerap sukses membawa penikmat musik bergoyang. Dengan peralatan yang canggih dan teknik yang baik akan menghasilkan musik yang ciamik. Namun bagi pemuda satu ini, untuk menjadi DJ tidak perlu menggunakan alat yang mahal.

  • Hari Jadi Jombang Masih dalam Pembahasan Raperda

    Kabupaten Jombang sebentar lagi akan memiliki regulasi yang mengatur tentang hari jadi kabupaten yang dijuluki sebagai kota santri ini. Regulasi tersebut tertuang pada Peraturan Daerah Kabupaten Jombang yang akan segera diselesaikan pada tahun 2018 ini.

  • Ngabuburit di Karang Menjangan, Emil Dardak Jadi Koki Martabak Mie Madura

    Emil Elestianto Dardak, cawagub Jatim nomor urut satu mengisi kampanye di bulan Ramadhan dengan ngabuburit berburu sajian takjil buka puasa di Pasar kaget takjil Karang Menjangan, Surabaya, Rabu (23/5/2018).

  • Sebanyak 167.839 Kertas Suara Pilgub Dilipat, Target Selesai Besok

    Meski pencoblosan pilkada serentak masih kurang satu bulan lima hari, namun KPU Kota Probolinggo sudah melaksanakan pelipatan kertas suara. Selasa (22/5) puluhan pemuda di Aula KPU Probolinggo tampak sibuk melipat kertas suara. Untuk kali ini, yang dilipa

  • Babak Pertama, Arema FC Unggul 2-0 Atas Bhayangkara FC

    Pertandingan babak pertama antara Arema FC melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018) malam didominasi Arema FC dengan skor 2-0. Dua gol diciptakan oleh Rivaldi Bawuo pada menit 9 dan Dedik Setiawan pada menit 24.

  • Tersungkur, Bapak Tukang Bakso Ini Bikin Netizen Iba

    Sebuah video viral di media sosial dan sempat membuat netizen iba. Seorang penjual bakso terekam saat terjatuh dan semua dagangannya tumpah di jalanan.

  • Tak Berizin, Galian Pipa Gas Bumi Dihentikan

    Setelah sempat ditutup, Senin (21/5) kemarin, proyek galian pipa gas bumi di Jalan Hayam Wuruk Kota Probolinggo, dilanjutkan lagi. Proyek yang dikerjakan PT Dharma Sumber Pundi Artha itu sempat dihentikan Satpol PP, lantaran diduga belum mengantongi izin.

  • Sekda Kota Kediri Apresiasi Keberadaan Ponpes Di Kota Kediri

    Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu hadiri acara Buka Bersama dan Pemberian Santunan Bagi Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Selasa (22/5) di Pondok Wali Barokah.

  • Safari Ramadhan di Masjid Quba, Pemkot Malang Ingatkan Jamaah Gunakan Hak Pilih

    Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang 1439 H berlanjut di Masjid Quba, Kelurahan Bareng. Pada safari ke empat, Selasa (22/5/2018) malam, pemkot menyampaikan beberapa imbauan pada masyarakat. Salah satunya terkait penggunaan hak suara dalam Pilka

  • Dinas Pendidikan Kota Kediri Buka Pendaftaran PPDB Online Jenjang SD

    Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bersistem online jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2018, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri bakal membuka lebih banyak tempat pendaftaran di masing-masing sekolah.

  • Hibur Para Napi, Polisi Ini Ajak Video Tik Tok di Tahanan

    Aplikasi Tik Tok masih menjadi primadona di berbagai kalangan. Baru-baru ini sebuah video Tik Tok tersebar di media sosial dan bikin netizen ketawa. Sebab, video tersebut dibuat oleh seorang anggota kepolisian di depan sel tahanan bersama para nara pidana

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top