Siapa "Makelar" Bedah Rumah di Aryojeding Rejotangan (Bagian - 5)

Dinasnya Dicatut, Ini Kata Kepala Dinasnya

Kondisi rumah Sumarmi yang hampir roboh menanti bantuan bedah rumah yang tak kunjung datang (foto : Anang Basso/ Jatim Times)
Kondisi rumah Sumarmi yang hampir roboh menanti bantuan bedah rumah yang tak kunjung datang (foto : Anang Basso/ Jatim Times)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Merasa dicatut dalam bedah rumah di Rejotangan yang tak kunjung terealisasi,  kepala Dinas Pengairan, Pemukiman dan Perumahan Rakyat Kabupaten Tulungagung, Sudarto bereaksi. Sudarto segera memerintahkan kepada staffnya untuk mengusut tuntas permasalahan itu. "Saya akan perintahkan staff saya untuk mengusut hal itu," kata Sudarto dengan tegas.


Sudarto yang tidak terima dengan pencabutan nama dinasnya oleh oknum yang mengaku sebagai petugas pendataan itu segera melakukan tindakan. Meski saat ditanyakan dirinya belum tahu pasti tindakan yang akan ditempuh. "Kita akan mengambil tindakan atas hal ini," imbuh pria asal Pare itu.

Jika memang ada pendataan yang dilakukan oleh staffnya, dirinya meminta agar bedah rumah yang belum terealisasi hingga hampir setahun itu segera diselesaikan. "Kalau memang ada, harus segera diselesaikan," tandasnya.


Sebelumnya beberapa warga berharap bantuan bedah rumah segera direalisasikan. Apalagi sudah hampir setahun, tak kunjung ada kejelasan dari Dinas terkait. Seperti halnya Sumarmi, saat Tulungagung TIMES mendatangi rumahnya yang berdiri di belakang rumah orang tuanya. Rumahnya berdinding gedek (anyaman bambu) dengan lantai tanah. Kondisi rumah reot itu tampak sudah miring, Sumarmi mempersilakan duduk di emperan rumah. "Saya berharap fondasi yang sudah saya bangun dan sudah difoto itu segera dibangun," kata Sumarmi.

 
Sarengat yang juga turut dalam perbincangan itu menceritakan jika rumah yang digunakan oleh keluarganya juga hasil dari bedah rumah tahun 2015. "Rumah saya itu juga dari bedah rumah tahun 2015. Tapi tidak seperti ini (nasib rumah anaknya). Rumah saya itu begitu disurvei, dua bulan langsung dibangun," ungkap dia.

Sarengat menerangkan jika dirinya selama setahun telah membuat batako dan mendatangkan material lainnya. "Jika uangnya cair, material sudah ada, maka uangnya bisa untuk perbaikan dan upah tukang. Itu pun jika diperbolehkan. Soalnya sudah lama tidak realisasi. Jadi, uang yang saya simpan takut habis, mending saya belikan material," cerita Sarengat 

Keluarga Sarengat tetap meminta agar program itu dilanjutkan seperti rumah miliknya meski dirinya tidak tau harus pada siapa dia menagih. "Ya saya harap pada desa untuk mengurus agar ini dapat kepastian, sampean lihat sendiri rumah anak saya yang kondisinya seperti itu," katanya. 

Kejadian di Kedungmanten merupakan satu contoh proyek bedah rumah yang belum ada kejelasan selama hampir setahun ini. Di Rejotangan ternyata bukan hanya di Desa Aryojeding. Sedikitnya ada lima desa yang telah diajukan dengan jumlah pengajuan sebanyak 150 unit rumah. Adapun lima desa yang dimaksud adalah Aryojeding, Sumberagung, Tanen, Rejotangan, dan Blimbing. 

"Aryojeding tidak terlalu banyak. Yang paling banyak itu Sumberagung dan Rejotangan," kata Mustajudin Alwi, orang yang disebut Kepala Dusun Kedungmanten Yuni Eko Hariyoso sebagai orang yang membawa kabar program bedah rumah di desanya. 

Mustajudin menjelaskan bahwa dirinya hanyalah orang yang direkrut salah satu CV (mengaku lupa namanya) untuk melakukan pendataan dan pengajuan ke Dinas Pengairan dan Perumahan. "Saya dikontrak hanya satu bulan. Hasil pendataan sudah saya serahkan ke CV dan oleh CV itu sudah diserahkan ke dinas untuk menjadi acuan pengajuan ke kementerian," ucap dia. 

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
  • Suporter Bonek dan Jakmania Tewas Akibat Tabrak Lari

    Seorang suporter sepak bola Persebaya atau Bonek dilaporkan tewas akibat kecelakaan. Dia diduga menjadi korban tabrak lari. Bersamaan dengan dia seorang suporter Persija, Jakmania juga dilaporkan tewas. Karena ke duanya mengendarai motor berboncengan.

  • Viral, Hanya dengan Kaleng Bekas Pemuda Ini Mampu Saingi DJ

    Lagu yang menghentak khas DJ kerap sukses membawa penikmat musik bergoyang. Dengan peralatan yang canggih dan teknik yang baik akan menghasilkan musik yang ciamik. Namun bagi pemuda satu ini, untuk menjadi DJ tidak perlu menggunakan alat yang mahal.

  • Hari Jadi Jombang Masih dalam Pembahasan Raperda

    Kabupaten Jombang sebentar lagi akan memiliki regulasi yang mengatur tentang hari jadi kabupaten yang dijuluki sebagai kota santri ini. Regulasi tersebut tertuang pada Peraturan Daerah Kabupaten Jombang yang akan segera diselesaikan pada tahun 2018 ini.

  • Ngabuburit di Karang Menjangan, Emil Dardak Jadi Koki Martabak Mie Madura

    Emil Elestianto Dardak, cawagub Jatim nomor urut satu mengisi kampanye di bulan Ramadhan dengan ngabuburit berburu sajian takjil buka puasa di Pasar kaget takjil Karang Menjangan, Surabaya, Rabu (23/5/2018).

  • Sebanyak 167.839 Kertas Suara Pilgub Dilipat, Target Selesai Besok

    Meski pencoblosan pilkada serentak masih kurang satu bulan lima hari, namun KPU Kota Probolinggo sudah melaksanakan pelipatan kertas suara. Selasa (22/5) puluhan pemuda di Aula KPU Probolinggo tampak sibuk melipat kertas suara. Untuk kali ini, yang dilipa

  • Babak Pertama, Arema FC Unggul 2-0 Atas Bhayangkara FC

    Pertandingan babak pertama antara Arema FC melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018) malam didominasi Arema FC dengan skor 2-0. Dua gol diciptakan oleh Rivaldi Bawuo pada menit 9 dan Dedik Setiawan pada menit 24.

  • Tersungkur, Bapak Tukang Bakso Ini Bikin Netizen Iba

    Sebuah video viral di media sosial dan sempat membuat netizen iba. Seorang penjual bakso terekam saat terjatuh dan semua dagangannya tumpah di jalanan.

  • Tak Berizin, Galian Pipa Gas Bumi Dihentikan

    Setelah sempat ditutup, Senin (21/5) kemarin, proyek galian pipa gas bumi di Jalan Hayam Wuruk Kota Probolinggo, dilanjutkan lagi. Proyek yang dikerjakan PT Dharma Sumber Pundi Artha itu sempat dihentikan Satpol PP, lantaran diduga belum mengantongi izin.

  • Sekda Kota Kediri Apresiasi Keberadaan Ponpes Di Kota Kediri

    Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu hadiri acara Buka Bersama dan Pemberian Santunan Bagi Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Selasa (22/5) di Pondok Wali Barokah.

  • Safari Ramadhan di Masjid Quba, Pemkot Malang Ingatkan Jamaah Gunakan Hak Pilih

    Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang 1439 H berlanjut di Masjid Quba, Kelurahan Bareng. Pada safari ke empat, Selasa (22/5/2018) malam, pemkot menyampaikan beberapa imbauan pada masyarakat. Salah satunya terkait penggunaan hak suara dalam Pilka

  • Dinas Pendidikan Kota Kediri Buka Pendaftaran PPDB Online Jenjang SD

    Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bersistem online jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2018, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri bakal membuka lebih banyak tempat pendaftaran di masing-masing sekolah.

  • Hibur Para Napi, Polisi Ini Ajak Video Tik Tok di Tahanan

    Aplikasi Tik Tok masih menjadi primadona di berbagai kalangan. Baru-baru ini sebuah video Tik Tok tersebar di media sosial dan bikin netizen ketawa. Sebab, video tersebut dibuat oleh seorang anggota kepolisian di depan sel tahanan bersama para nara pidana

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top