Sastrawan dan Tokoh NU Kota Malang Berpulang

Sastrawan Emil Sanossa semasa hidup. (Foto: Abdul Malik/kompasiana)
Sastrawan Emil Sanossa semasa hidup. (Foto: Abdul Malik/kompasiana)

JATIMTIMES, MALANG
MALANGTIMES - Aku serahkan engkau kepada Tuhan. Semoga Tuhan mengampuni engkau, aku ampuni dosamu kepadaku tetapi dosamu terhadap orang lain pertanggungjawabkan sendiri terhadap Tuhanmu. Engkau anakku, matilah engkau sebagai anakku. Sebagai seorang muslim yang mengerti arti taubat, janganlah engkau menangis sedih karena akan berpisah dengan aku. Tetapi menangislah karena terlalu banyak berbuat dosa! 

Demikian kutipan dialog tokoh Haji Jamil dalam naskah drama Fajar Sidik karya Emil Sanossa. Sastrawan dari Kota Malang yang memiliki nama asli Chairul Abdullah Bin Chamsun tersebut menghadap Rab-nya kemarin (12/2/2018) sekitar pukul 23.45 WIB. 

Dikenal sebagai penulis naskah drama dan skenario, pria kelahiran Malang, 2 Februari 1938 itu berpulang di usia 80 tahun. "Setelah disemayamkan di rumah duka Jalan Taman Sengkaling, beliau tadi siang dimakamkan di TPU Islam Bumiasri," ujar Koordinator Pelangi Sastra Malang Denny Mizhar. 

Sebagai sastrawan, Emil pernah mendapat apresiasi dari pemerintah. Pada 2007 silam, Emil mendapat Anugerah Seni dari Gubernur Jawa Timur untuk konsistensinya terhadap seni dan budaya. "Selain dikenal sebagai penulis naskah drama, beliau juga sempat menulis kumpulan puisi berjudul Doa Akasyah, Perjamuan Pertobatan," sebut Denny. 

Pengakuan terhadap Emil juga diberikan oleh TVRI Jakarta yang pernah menggelar Festival Emil Sanossa. Dalam festival itu, skenario-skenario anggitannya dimainkan berbagai kelompok teater dalam bentuk film televisi. Misalnya naskah berjudul Menyongsong Ufuk, Perjalanan Hati Nurani, Saat Tebu Telah Berbuah, Bertahan dalam Badai, dan lain-lain. 

Emil juga sempat menjajal karir politik. Tepatnya pada sekitar tahun 70-an, Emil menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lumajang dari Partai Golongan Karya (Golkar). "Beliau menjadi sosok penyemangat dalam geliat literasi di Malang Raya. Bahkan hingga saat ini, masih banyak kelompok-kelompok teater yang memainkan karya beliau," paparnya. 

Selain itu, Kota Malang juga ditinggalkan salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) karismatik. Ustadz H. Ismail Qodly, Wakil Ketua Takmir Masjid Roisiyah Jodipan, yang juga guru SMP Shalahuddin Malang berpulang Senin (12/2/2018) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ustadz H. Ismail Qodly yang juga pernah menjadi bilal Masjid Agung Jami' Kota Malang tersebut dimakamkan di TPU Kutobedah.

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
  • Suporter Bonek dan Jakmania Tewas Akibat Tabrak Lari

    Seorang suporter sepak bola Persebaya atau Bonek dilaporkan tewas akibat kecelakaan. Dia diduga menjadi korban tabrak lari. Bersamaan dengan dia seorang suporter Persija, Jakmania juga dilaporkan tewas. Karena ke duanya mengendarai motor berboncengan.

  • Viral, Hanya dengan Kaleng Bekas Pemuda Ini Mampu Saingi DJ

    Lagu yang menghentak khas DJ kerap sukses membawa penikmat musik bergoyang. Dengan peralatan yang canggih dan teknik yang baik akan menghasilkan musik yang ciamik. Namun bagi pemuda satu ini, untuk menjadi DJ tidak perlu menggunakan alat yang mahal.

  • Hari Jadi Jombang Masih dalam Pembahasan Raperda

    Kabupaten Jombang sebentar lagi akan memiliki regulasi yang mengatur tentang hari jadi kabupaten yang dijuluki sebagai kota santri ini. Regulasi tersebut tertuang pada Peraturan Daerah Kabupaten Jombang yang akan segera diselesaikan pada tahun 2018 ini.

  • Ngabuburit di Karang Menjangan, Emil Dardak Jadi Koki Martabak Mie Madura

    Emil Elestianto Dardak, cawagub Jatim nomor urut satu mengisi kampanye di bulan Ramadhan dengan ngabuburit berburu sajian takjil buka puasa di Pasar kaget takjil Karang Menjangan, Surabaya, Rabu (23/5/2018).

  • Sebanyak 167.839 Kertas Suara Pilgub Dilipat, Target Selesai Besok

    Meski pencoblosan pilkada serentak masih kurang satu bulan lima hari, namun KPU Kota Probolinggo sudah melaksanakan pelipatan kertas suara. Selasa (22/5) puluhan pemuda di Aula KPU Probolinggo tampak sibuk melipat kertas suara. Untuk kali ini, yang dilipa

  • Babak Pertama, Arema FC Unggul 2-0 Atas Bhayangkara FC

    Pertandingan babak pertama antara Arema FC melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018) malam didominasi Arema FC dengan skor 2-0. Dua gol diciptakan oleh Rivaldi Bawuo pada menit 9 dan Dedik Setiawan pada menit 24.

  • Tersungkur, Bapak Tukang Bakso Ini Bikin Netizen Iba

    Sebuah video viral di media sosial dan sempat membuat netizen iba. Seorang penjual bakso terekam saat terjatuh dan semua dagangannya tumpah di jalanan.

  • Tak Berizin, Galian Pipa Gas Bumi Dihentikan

    Setelah sempat ditutup, Senin (21/5) kemarin, proyek galian pipa gas bumi di Jalan Hayam Wuruk Kota Probolinggo, dilanjutkan lagi. Proyek yang dikerjakan PT Dharma Sumber Pundi Artha itu sempat dihentikan Satpol PP, lantaran diduga belum mengantongi izin.

  • Sekda Kota Kediri Apresiasi Keberadaan Ponpes Di Kota Kediri

    Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu hadiri acara Buka Bersama dan Pemberian Santunan Bagi Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Selasa (22/5) di Pondok Wali Barokah.

  • Safari Ramadhan di Masjid Quba, Pemkot Malang Ingatkan Jamaah Gunakan Hak Pilih

    Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang 1439 H berlanjut di Masjid Quba, Kelurahan Bareng. Pada safari ke empat, Selasa (22/5/2018) malam, pemkot menyampaikan beberapa imbauan pada masyarakat. Salah satunya terkait penggunaan hak suara dalam Pilka

  • Dinas Pendidikan Kota Kediri Buka Pendaftaran PPDB Online Jenjang SD

    Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bersistem online jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2018, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri bakal membuka lebih banyak tempat pendaftaran di masing-masing sekolah.

  • Hibur Para Napi, Polisi Ini Ajak Video Tik Tok di Tahanan

    Aplikasi Tik Tok masih menjadi primadona di berbagai kalangan. Baru-baru ini sebuah video Tik Tok tersebar di media sosial dan bikin netizen ketawa. Sebab, video tersebut dibuat oleh seorang anggota kepolisian di depan sel tahanan bersama para nara pidana

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top