Soto Singhasari, Soto Lamongan Bukan Soto Betawi Bukan

Soto Simghasari (kiri) dan lontong kikil menjadi masakan khas di The Singhasari Resor (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Soto Simghasari (kiri) dan lontong kikil menjadi masakan khas di The Singhasari Resor (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Suka dengan kuliner masakan soto? Salah satu soto khas Jawa yang wajib dicicipi adalah soto Singhasari. Soto ini merupakan soto khas yang disajikan oleh The Singhasari Resort, Kecamatan Junrejo. 

Meski soto ini bersantan namun berbeda dengan soto-soto lainnya yang bersantan seperti soto Betawi di daerah Jakarta ataupun soto Lamongan. Ya memang saat dicicipi memiliki cita rasa yang berbeda dengan kedua soto bersantan tersebut.

“Jadi kuah sotonya dicampur dengan daun kemiri, Sehingga rasanya berbeda,” ungkap Aditya Kurniawan, Public Relation The Singhasari Resort.

Selain itu komponen seperti sayuran kecambah, ayam, dan irisan tomat langsung dicampur ke dalam kuah. Karena itulah kuliner ini cocok dinikmati di tengah-tengah hawa dingin Kota Batu.

Ia menjelaskan selain soto Singhasari, The Singhasari Resort ini juga menggali kekayaan budaya Indonesia di bidang kuliner. Yakni The Ajisaka, a Night Market Buffet Dinner merupakan tema yang diambil untuk mempromosikan masakan- masakan tradisional Indonesia. 

The Ajisaka merupakan makan malam berseri yang disiapkan, dan setiap bulannya akan berganti sub tema. “Pada bulan Februari ini sub tema yang diangkat adalah The Grandeur Singhasari, tema ini akan bercerita tentang kekayaan rasa makanan khas Jawa Timur,” imbuhnya kepada BatuTIMES.

Konsep The Ajisaka: Grandeur of Singhasari siapkan layaknya sebuah pasar malam tradisional. Janur, kain batik dan berbagai pernik- pernik khas Jawa tradisional akan menghiasi acara makan malam ini.

Pada seri pertama ini kami mengangkat kuliner Jawa Timur karena Jawa Timur mempunyai banyak sekali makanan khas yang menggugah selera dan cocok di lidah siapapun. Berbagai macam jajanan pasar juga akan kami siapkan, ditambah dengan berbagai macam minuman jamu tradisional.

“Tak lupa, kesenian karawitan akan menemani setiap tamu dalam acara makan malam ini,” tutup Adit. 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : zaldi deo
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top