Bupati dan Tim Gabungan Sidak Harga Pasar Gabah

Bupati Dadang pakai baju batik cokelat saat berdialog langsung dengan petani di Kecamatan Kapongan. (Foto Heru Hartanto / Situbondo TIMES)
Bupati Dadang pakai baju batik cokelat saat berdialog langsung dengan petani di Kecamatan Kapongan. (Foto Heru Hartanto / Situbondo TIMES)

JATIMTIMES, SITUBONDO Bupati Situbondo H Dadang Wigiarto SH bersama Tim Monev Gabah Beras Bulog Bondowoso, Tim Satgas Ketahanan Pangan, DPRD Situbondo, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, TNI dan Polri melakukan operasi mendadak harga pasar gabah di beberapa tempat dan turun langsung menemui para petani, Selasa (13/03/2018).

"Sidak ini kita lakukan karena ada isu gabah yang ada di Kabupaten Situbondo ngga boleh beredar diluar Kabupaten Situbondo dengan alasan untuk memenuhi kuotanya Bulog dan sekaligus survai harga pasar umum gabah," jelas Bupati Dadang saat survai harga gabah ke petani di Kecamatan Kapongan. 

Untuk mengetahui isu tersebut, kata Bupati Dadang, Satgas Ketahanan Pangan melakukan melakukan kontrol ke para pengusaha. Namun, tiba-tiba isu kembali beredar yang mengatakan bahwa gabah petani tersebut tidak boleh di jual di luar kota Situbondo. Padahal, para petani bebas menjual gabah diatas harga penjualan yang telah di tetapkan pemerintah. "Isu tersebut sangat menyesatkan para petani. Oleh karena itu, saya bersama tim melakukan sidak, " ujar bupati. 

Bukan hanya itu saja yang disampaikan mantan advokat kondang Situbondo ini. Dia juga menegaskan, para petani bebas menjual gabahnga asalkan diatas harga jual yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp. 4.200 per kilo gramnya. "Jika harga jual gabah petani rendah, misalnya di bawah harga jual yang telah ditetapkan pemerintah, maka saya himbau petani lebih baik menjual gabahnya ke Bulog. Tapi, sebaliknya jika harga jualnya tinggi petani bebas menjual gabahnya ke mana saja," ucapnya.

Bupati bersama tim lengkap turun ke lapangan langaung dalam rangka memberi tahu kepada para petani bahwa Bulog menjadi penyeimbang jika harga jual gabah petani anjlok di pasaran dan di bawah harga yang telah ditetapkan oleh Bulog. "Misalnya hari ini harga jual gabah dipasaran Rp. 4000, maka Bolog akan membeli gabah petani Rp. 4.200 per kilogramnya," katanya.

Lebih lanjut, Bupati Dadang mengatakan, yang dilakukan Satgas Pangan adalah mengontrol pengeling-penggiling padi atau selep-selep yang dikelola para pengusaha di Kabupaten Situbondo jangan sampai jadi pelaku dan menjual jual dengan jumlah besar. Karena akan berdampak besar pula kepada para petani. (*)

Pewarta : Heru Hartanto
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Situbondo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top