Harga Cabai Rawit Turun, Cabai Merah Gantian Naik

Tyas menunjukkan cabai merah yang kini harganya Rp 40 ribu perkilogramnya di Pasar Kota Batu, Selasa (13/3/2018). (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)
Tyas menunjukkan cabai merah yang kini harganya Rp 40 ribu perkilogramnya di Pasar Kota Batu, Selasa (13/3/2018). (Foto: Irsya Richa/ BatuTIMES)

JATIMTIMES, BATU  Tiga bulan terakhir, harga cabai rawit berada di titik tertinggi hingga Rp 80 perkilogramnya dan hingga Selasa (13/3/2018) harganya sudah mulai merangkak turun. Namun lain halnya dengan saudaranya, yakni cabai merah harganya masih bertahan cukup tinggi di Pasar Kota Batu.

Terhitung sejak Sabtu (10/3/2018) harga cabai di Pasar Kota Batu mencapai Rp 80 ribu perkilogramnyaa. Kemudian turun Rp 70 ribu perkilogram dan Selasa berada di titik harga Rp 60 ribu perkilogramnya.

“Cabai rawit ini naiknya cepat, ya turunnya cepat. Turunnya harga ini kisaran Rp 10 ribu setiap turun, dan hitungannya bukan hari tapi jam-an,” ungkap Tyas pedagang pasar Kota Batu, Selasa (13/3/2018).

Menurut Tyas normalnya harga cabai rawit itu antara Rp 20 ribu hingga Rp 30 ribu per kilogram. Tingginya harga cabai rawit ini diperkirakan karena stok cabai terbatas.

Stok itu terbatas karena dipengaruhi oleh musim hujan. Karena musim hujan berimbas pada hasil panen cabai merah khususnya di Kota Batu.

Karena tingginya harga cabai rawit para konsumen pun menyesuaikan budget saat belanja. Jika biasanya membeli seperempat cabai, namun karena harga mahal hanya membeli satu ons.

“Harga tinggi ya berpengaruh dengan daya jualnya. Karena pasti orang menyesuaikan dengan budget yang dimiliki,” imbuhnya saat ditemui BatuTIMES.

Ia menambahkan jika biasanya menjual hingga 7-10 kilogram cabai per harinya, tapi sekarang hanya mampu menjual 5 kilogram cabai rawit. “Saya pun membeli dari tengkulak juga menyesuaikan dengan kantongnya,” jelas Tyas.

Selain itu, yang cukup berpengaruh adalah cabai merah. Cabai merah saat ini harganya berada di kisaran Rp 40 ribu sampai Rp 45 ribu per kilogram. Tingginya harga tersebut terhitung sejak satu bulan.

Berbeda dengan cabai rawit yang kondisinya jika turun dan naik cepat, jika cabai merah ini harus bertahap. “Di sini konsumsinya banyak juga di cabai merah, dan harga cabai merah naiknya bertahap juga turunnya bertahap,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top