Punya Penyakit Aneh, Kakek Renta Ini Dikucilkan Tinggal Di Gubug Reyot

Nawera kakek tua yang tinggal di gubuk reyot pinggir jalan (Foto: Sony Haryono/ SitubondoTIMES)
Nawera kakek tua yang tinggal di gubuk reyot pinggir jalan (Foto: Sony Haryono/ SitubondoTIMES)

JATIMTIMES, SITUBONDO – Di usia renta, Nawera (70) Warga Dusun Dawuhan harus menjalani hidup lara. Bagaimana tidak, akibat luka di sekujur tubuhnya, ia dikucilkan dan kini tinggal di gubug reyot pinggir Jalan Desa Landangan, Dusun Laok Bindung, RT.001 RW.003, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, Rabu (11/04/2018).

Kakek yang awalnya tinggal di RT.002 RW.007 Dusun Dawuhan, Desa Wonokoyo, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo ini menderita penyakit luka di sekujur tubuh dan mukanya. Bahkan di pelupuk matanya terdapat luka dan bernanah sudah bertahun-tahun tak kunjung sembuh dan semakin parah, sehingga Nawara dikucilkan oleh warga serta keluarganya.

Keterangan yang disampaikan Mattasin (55) warga Dusun Laok Bindung, Desa Landangan mengatakan, untuk makan sehari-hari Nawera mendapat kiriman makanan dari uluran tangan warga sekitar. "Tiap harinya kalau makan dikasih warga bahkan sewaktu-waktu warga memandikan Nawera," ucapnya.

Tidak hanya itu saja yang dikatakan Mattasin, dia juga mengatakan kalau Nawera sudah setahun lebih tinggal di gubug reot pinggir jalan. "Nawera punya anak, tapi anaknya sudah tidak mampu merawat Nawera. Mungkin anaknya nggak bisa mengurus orang tuanya masalah ekonomi karena anaknya Nawera hanya bekerja sebagai buruh tani di sawah," jelas Mattasin.

Sementara itu, Kepala Desa Wonokoyo Subairi menjelaskan, kalau Nawara punya satu anak bernama Didi (35) dari hasil pernikahannya dengan Misna Almarhumah. Namun sepertinya Didi tidak bisa merawat Nawera karena ekonominya tergolong tidak mampu.

"Kami siap membantu membuatkan kelengkapan persyaratan untuk berobat yang diperlukan Nawera dan kami juga siap mengurus dan berkordinasi dengan pihak keluarganya ke Kepala Desa Landangan agar Nawera bisa ditempatkan di tempat yang layak dan mendapat pengobatan," jelas Kades Subairi. (*)

Pewarta : Sony Haryono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Situbondo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top