50 Finalis Kangmas Nimas Uji Talenta Memasak Hingga Menyanyi

Salah satu finalis nimas menampilkan suara merdunya dalam uji talenta di di Pendopo Balai Kota Lama, Sabtu (14/4/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu finalis nimas menampilkan suara merdunya dalam uji talenta di di Pendopo Balai Kota Lama, Sabtu (14/4/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Memasuki babak semifinal pemilihan Kangmas Nimas Kota Batu 2018, sebanyak 50 kandidat ikuti uji talenta di Pendopo Balai Kota Lama. Banyak kreativitas yang ditunjukkan para peserta kepada ke-lima dewan juri, Sabtu (14/4/2018).

Bakat yang ditampilkan para finalis itu sesuai dengan kemampuan mereka. Ada yang menunjukkan tarian tradisional, tarian modern, menyanyi, presenter, teater, memasak, pembaca berita, hingga melukis. Mereka unjuk potensi selama tiga menit.

Waktu tiga menit itu dibagi untuk penampilan, dan  public speaking. Public speaking hanya diberikan waktu selama 30 detik, menjelaskan tentang penampilan yang ditunjukkan kepada dewan juri dan penonton.

Seperti halnya salah satu finalis yang membawakan tari merak, kemudian menjelaskan tarian tersebut yang  menggambarkan kehidupan antara burung merak jantan yang memikat betinanya. Ada juga finalis kangmas lainnya yang menyanyikan lagu dangdut dan kreativitas lainnya. 

Meski diberi waktu singkat ada juga finalis kangmas menunjukkan bakat memasak puding. Ya bakat yang ditunjukkan itu tentunya harus bisa memikat para dewan juri, selain itu ketepatan dalam menjawab setiap jawaban yang diberikan juga menjadi penilaian para juri.

Ke-lima dewan juri yang menilai itu adalah Owner Kali Watu Rafting; Mukhlas Rofiq menilai public speaking, Budayawan; Slamet Hendartus menilai tentang budaya, Penggiat Seni; Anggun menilai vokal suara, Asosiasi Duta Wisata Indonesia; Fahrudin Irfani menilai kesenian modern dan tradisional, dan Kabid SDM Dinas Pariwisata Kota Batu; Latief Setiawan menilai di bidang pariwisata.

Ketua Pelaksana Pemilihan Kangmas Nimas 2018 Jeremy Nata mengatakan uji talent ini merupakan tahapan untuk memberikan kesempatan bagi peserta menunjukkan keahlian. Karena bakat mereka juga menentukan dalam pemilihan duta wisata ini.

“Kebanyakan dari mereka itu menampilam tarian dan menyanyi, tapi cukup bagus-bagus kemampuan mereka,” ungkap Jeremy.

Dalam semifinal ini langsung dipilih dari 50 finalis menjadi 20 besar atau menjadi 10 pasang. 

Diseleksi dari penilaian uji talenta dan beberapa tahap yang lalu.

“Setelah uji talent selesai akan langsung terpilih menjadi 20 pasang. Kebetulan dalam 50 finalis ini masih dikuasai dari finalis Kota Batu,” tutupnya.

Pewarta : Irsya Richa
Editor : A Yahya
Publisher : zaldi deo
Sumber : Batu TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top