Manajemen dan Panpel Arema Minta Maaf ke Aremania

Media Officer Arema FC Sudarmaji (kiri) dan Ketua Panpel Abdul Haris. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)
Media Officer Arema FC Sudarmaji (kiri) dan Ketua Panpel Abdul Haris. (Hendra Saputra/MALANGTIMES)

JATIMTIMES, MALANG  Manajemen Arema FC langsung bergerak cepat dengan membuka posko pelaporan korban insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Minggu (15/4/2018) malam. Rencananya posko tersebut akan dibuka mulai Senin (16/4/2018) pagi. 

Posko pelaporan korban insiden kerusuhan akan dibuka di dua tempat. Yakni di Kandang Singa Jl Mayjen Panjaitan dan Stadion Kanjuruhan  "Kami akan menerima dan menindaklanjuti pengaduan Aremania yang menjadi korban pada insiden kerusuhan," ujar Media Officer Arema FC Sudarmaji. 

Mengatasnamakan manajemen, Sudarmaji meminta maaf atas kejadian yang disebut di luar dugaan itu. "Kami atas nama mamajemen meminta maaf kepada Aremania karena banyak jatuh korban. Ini situasi yang sebenarnya tidak kami inginkan," ucap dia. 

Senada dengan Sudarmaji, panpel Arema FC Abdul Haris mengungkapkan permintaan maafnya kepada Aremania. "Saya meminta maaf ke korban. Ini sungguh di luar kuasa kami," ujar dia. 

Kini korban kerusuhan masih terus dalam pendataan manajemen dan panpel. Karena keterbatasan fasilitas medis semalam, kemungkinan masih ada korban yang belum terdata atau langsung dibawa pulang. 

Kerusuhan pecah beberapa detik sebelum laga Arema versus Persib Bandung usai. Aremania menyerbu lapangan dan bentrok dengan petugas keamanan. (*)

 
Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top