Ayam Langka, Pedagang Wadul Wakil Rakyat

Edi Santosa saat menjelaskan di hearing dengan komisi 2 DPRD Kota Probolinggo (Agus Salam/Jatim TIMES)
Edi Santosa saat menjelaskan di hearing dengan komisi 2 DPRD Kota Probolinggo (Agus Salam/Jatim TIMES)

JATIMTIMES, PROBOLINGGO – Pemkot Probolinggo diminta memfasilitasi pedagang ayam pedaging dengan Peternak besar atau penyedia ayam. Sebab, sampai hari ini ayam masih langka, lantaran pedagang ayam besar (Penyuplai) tidak dapat ayam. Stok ayam dibatasi bahkan dikurangi. Para peternak, lebih mementingkan pedagang di daerahnya.

Permintaan tersebut disampaikan Edi Santosa salah satu pedagang besar, yang menyuplai ayam ke sejumlah tengkulak, di depan komisi 2 DPRD setempat dan Dinas terkait, Selasa (16/5) pukul 13.00. Ia menyampaikan hal tersebut, lantaran sejumlah pedagang kesulitan mendapatkan ayam. Akibatnya, hingga kini daging ayam broiller masih langka dan korbannya adalah masyarakat

Jika kondisi seperti itu dibiarkan, bukan tidak mungkin harga akan terus meningkat, terutama jelang lebaran, sedang disisi lain masyarakat butuh. Disebutkan, rata-rata kebutuhan ayam sekitar 20 ton setiap hari. Dan kebutuhan tersebut akan bertambah empat kali lipat, ketika lebaran kurang10 hingga 10 hari pascalebaran. “Kalau kami tidak difasilitasi, terus kami dapat dari mana,” tandasnya.

Sebagian besar Edi dan suplier yang lainnya, kulakan ayam ke daerah lain, lantaran di Kota Probolinggo, tidak ada peternak besar. Sementara, peternak luar kota lebih mengutamakan pedagang di daerahnya. Dengan demikian, para pedagang asal Kota Probolinggo, kesulitan memenuhi permintaan pasar. “Rata-rata begitu. Surabaya misalnya, peternaknya mengutamakan pedagang Surabaya. Sedang kami diberi sedikit,” tambahnya.

Jalan satu-satunya untuk memenuhi permintaan, pemkot harus turun tangan dengan cara memfasilitasi. Pemkot ke peternak besar bisa meminta jatah sama dengan pedagang daerah lain. Sehingga, kebutuhan daging ayam akan terpenuhi. Jika pemkot tidak memfasilitasi, dipastikan, ayam bertambah langka, dampaknya harga akan melonjak tinggi. “Selain masyarakat, pedagangnya juga pusing. Karena kami dikejar-kejar oleh tengkulak. Sementara tengkulak, dituntut pembeli,” ujarnya.

Semantara itu, Kabid Produksi Pengolahan dan Pemanfaatan Hasil Peternakan pada Dispertan Suryanto Soares. Ia sepakat dengan pernyataan Edi  kalau di wilayahnya tidak ada peternak besar, sehingga harus mendatangkan dari luar daerah. Menurutnya, di Kota Probolinggo ada dua peternak yang produksinya hanya 12 ribu ekor ayam. Yakni, di Kelurahan  Kademangan 7 ribu ekor dan di Triwung Kidul produksinya hanya 5 ribu ekor. “Hanya itu, tidak ada tambahan. Banyak yang tutup karena sering didemo,” tandasnya.

Dengan demikian, kedua peternak tersebut, tidak akan mencukupi kebutuhan ayam di wilayahnya yang diatas 20 ton setiap harinya. Ia kemudian menjelkaskan, salah satu penyebab ayam turun produksinya, karena pemerintah pusat melarang ayam disuntik antibiotik. Padahal, antibiotik tersebut mempercepat pertumbuhan dan produksi ayam. “Peraturan Mentri Pertanian (Permentan) No. 14/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Kalau tidak disuntik antibiotik, produksi turun dan perkembangan ayam, lambat. Jadi berpengaruh juga pada panennya,” tambahnya.

Kegfalauan dan kekhawatiran distributor ayam ppedaging, terjawab oleh pernyataan Gatot Wahyudi, kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DPUPP). Menurutnya, ia telah berkirim surat ke pemerintah Provinsi. Isinya, meminta pemprov untuk menfasilitasi suplier ayam di wilayahnya. “Sudah. Kami sudah layangkan suratnya.  Tapi belum dijawab. Mudah-mudahan secepatnya direalisasikan,” ujarnya singkat.

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Probolinggo TIMES
  • Arema FC Lumat Bhayangkara FC 4-0, Gol Dipersembahkan Duo Dedik- Rivaldi

    Di hadapan 3394 ribu Aremania tim Singo Edan tampil garang melumat Bhayangkara FC dengan skor akhir 4-0 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018) malam.

  • Suporter Bonek dan Jakmania Tewas Akibat Tabrak Lari

    Seorang suporter sepak bola Persebaya atau Bonek dilaporkan tewas akibat kecelakaan. Dia diduga menjadi korban tabrak lari. Bersamaan dengan dia seorang suporter Persija, Jakmania juga dilaporkan tewas. Karena ke duanya mengendarai motor berboncengan.

  • Viral, Hanya dengan Kaleng Bekas Pemuda Ini Mampu Saingi DJ

    Lagu yang menghentak khas DJ kerap sukses membawa penikmat musik bergoyang. Dengan peralatan yang canggih dan teknik yang baik akan menghasilkan musik yang ciamik. Namun bagi pemuda satu ini, untuk menjadi DJ tidak perlu menggunakan alat yang mahal.

  • Hari Jadi Jombang Masih dalam Pembahasan Raperda

    Kabupaten Jombang sebentar lagi akan memiliki regulasi yang mengatur tentang hari jadi kabupaten yang dijuluki sebagai kota santri ini. Regulasi tersebut tertuang pada Peraturan Daerah Kabupaten Jombang yang akan segera diselesaikan pada tahun 2018 ini.

  • Ngabuburit di Karang Menjangan, Emil Dardak Jadi Koki Martabak Mie Madura

    Emil Elestianto Dardak, cawagub Jatim nomor urut satu mengisi kampanye di bulan Ramadhan dengan ngabuburit berburu sajian takjil buka puasa di Pasar kaget takjil Karang Menjangan, Surabaya, Rabu (23/5/2018).

  • Sebanyak 167.839 Kertas Suara Pilgub Dilipat, Target Selesai Besok

    Meski pencoblosan pilkada serentak masih kurang satu bulan lima hari, namun KPU Kota Probolinggo sudah melaksanakan pelipatan kertas suara. Selasa (22/5) puluhan pemuda di Aula KPU Probolinggo tampak sibuk melipat kertas suara. Untuk kali ini, yang dilipa

  • Babak Pertama, Arema FC Unggul 2-0 Atas Bhayangkara FC

    Pertandingan babak pertama antara Arema FC melawan Bhayangkara FC di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Selasa (22/5/2018) malam didominasi Arema FC dengan skor 2-0. Dua gol diciptakan oleh Rivaldi Bawuo pada menit 9 dan Dedik Setiawan pada menit 24.

  • Tersungkur, Bapak Tukang Bakso Ini Bikin Netizen Iba

    Sebuah video viral di media sosial dan sempat membuat netizen iba. Seorang penjual bakso terekam saat terjatuh dan semua dagangannya tumpah di jalanan.

  • Tak Berizin, Galian Pipa Gas Bumi Dihentikan

    Setelah sempat ditutup, Senin (21/5) kemarin, proyek galian pipa gas bumi di Jalan Hayam Wuruk Kota Probolinggo, dilanjutkan lagi. Proyek yang dikerjakan PT Dharma Sumber Pundi Artha itu sempat dihentikan Satpol PP, lantaran diduga belum mengantongi izin.

  • Sekda Kota Kediri Apresiasi Keberadaan Ponpes Di Kota Kediri

    Sekretaris Daerah Kota Kediri Budwi Sunu hadiri acara Buka Bersama dan Pemberian Santunan Bagi Anak Yatim yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Selasa (22/5) di Pondok Wali Barokah.

  • Safari Ramadhan di Masjid Quba, Pemkot Malang Ingatkan Jamaah Gunakan Hak Pilih

    Safari Ramadhan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang 1439 H berlanjut di Masjid Quba, Kelurahan Bareng. Pada safari ke empat, Selasa (22/5/2018) malam, pemkot menyampaikan beberapa imbauan pada masyarakat. Salah satunya terkait penggunaan hak suara dalam Pilka

  • Dinas Pendidikan Kota Kediri Buka Pendaftaran PPDB Online Jenjang SD

    Jelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) bersistem online jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2018, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri bakal membuka lebih banyak tempat pendaftaran di masing-masing sekolah.

Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top