Perkuat Program Napza, Dinkes Kabupaten Blitar Gandeng BNN

Kepala BNN, dinkes dan peserta Pertemuan Program Napza berkomitmen sukseskan program napza di Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Kepala BNN, dinkes dan peserta Pertemuan Program Napza berkomitmen sukseskan program napza di Kabupaten Blitar.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITARUntuk mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar menggelar Pertemuan Pelaksanaan Program Napza Se-Kabupaten Blitar, Rabu (30/5/2018).

Dalam optimalisasi program napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif) itu, Dinkes menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Blitar sebagai mitra kerja. Di kesempatan ini, BNN turut hadir sebagai narasumber bersama dr Farida Cahyani dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Hadir sebagai peserta, programer napza dari 24 puskesmas se Kabupaten Blitar.

“Sekarang ini sudah marak sekali peredaran narkoba di kalangan pelajar. Sudah cukup banyak anak yang kecanduan narkoba. Kami harapkan setelah pertemuan ini, penanganan narkoba di kalangan remaja bisa lebih maksimal,” kata Kasi PTM dan Keswa Dinkes Kabupaten Blitar dr Muji Astuti.

Titik berat dari kegiatan ini, sambung dia, diharapkan programmer napza dapat lebih optimal dalam melakukan deteksi dini atau skrining anak-anak yang menggunakan narkoba. “Sudah banyak anak sekolah yang memakai narkoba. Kita berharap lewat skrining mulai awal, kita bisa punya data anak-anak sekolah yang terlibat narkoba. Data yang kita peroleh akan kita koordinasikan dengan BNN,” tukasnya.

Lebih dalam Muji menyampaikan, sejauh ini program napza di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar belum maksimal dalam pelaksanaan. Pihaknya berharap melalui sinergitas dengan BNN ini, ke depan program napza bisa berjalan baik dan tim dari puskemas dapat menjalankan program ini dengan baik pula.

Sementara, Kepala BNN Kabupaten Blitar AKBP Agustianto mengapresiasi sinergitas antara BNN dengan Dinas Kesehatan untuk bersama-sama menyukseskan program napza. Sinergi antara kedua lembaga itu baru pertama dilakukan tahun ini.

“Sinergi ini sangat perlu dilakukan. Puskesmas di Kabupaten Blitar itu ada 24. Pengetahuan napza itu harus disampaikan kepada puskesmas untuk meminimalisasi penyalahgunaan narkoba di masyarakat,” tegasnya.

Dijelaskan, tren penggunaan narkoba di masyarakat tidak lagi didominasi kaum dewasa. Tapi anak-anak pun sudah banyak yang menjadi pecandu barang haram tersebut. Data yang dimiliki BNN, penggunaan narkoba telah menyasar siswa SMP dan SMA. Mayoritas penyalahgunaan narkoba kalangan pelajar di Kabupaten Blitar didominasi oleh pengguna pil koplo. Meski begitu, hal tersebut menjadi sinyal bahaya karena berpotensi akan banyak pelajar yang nyabu bila mereka bosan menggunakan pil koplo.

“Anak-anak itu rasa ingin tahunya tinggi. Karena keingintahuanya tinggi, mereka berupaya untuk mendapatkan barang itu (narkoba) dan menggunakanya. Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, maka program napza ini salah satunya yang harus digalakkan,” ucapnya.

Lebih lanjut Agustianto berjanji akan maksimal mengawal program napza sebagai salah satu upaya menekan angka pengguna narkoba di Kabupaten Blitar.  Ke depan pihaknya akan berupaya mengajak Dinas Kesehatan turun langsung ke lapangan melaksanakan rencana aksi di lembaga pendidikan.

“Tentunya bila kita terjun sama-sama, akan bisa efektif. Ada BNN dan Dinas Kesehatan. Kita bisa pantau langsung. Bila nanti kita temukan pengguna, tidak harus kita pidanakan. Yang bersangkutan bisa kita rehab,” ungkapnya.

Napza  secara umum adalah zat-zat kimiawi yang apabila dimasukkan kedalam tubuh baik secara oral (diminum, diisap, dihirup dan disedot) maupun disuntik dapat memengaruhi pikiran, suasana hati, perasaan dan perilaku seseorang. Hal ini dapat menimbulkan gangguan keadaan sosial yang ditandai dengan indikasi negatif, waktu pemakaian yang panjang dan pemakaian yang berlebihan (*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top