Dengan Augmented Reality, Indonesian Herritage Museum Jauh Lebih Modern di HUT ke 4

Aplikasi Augmented Reality buat pengunjung merasakan sensasi empat dimensi (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)
Aplikasi Augmented Reality buat pengunjung merasakan sensasi empat dimensi (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)

JATIMTIMES, SURABAYA – Di Ulang Tahunnya yang ke 4 D'topeng Kingdom berganti branding jubahnya menjadi Indonesian Heritage Museum (IHM). Meskipun museum yang berada di Jalan Terusan Sultan Agung, Kota Batu ini masih di dalam pengelolaan satu Yayasan Dtopeng Kingdom.

Saat ini museum  IHM memiliki ribuan koleksi artefak benda benda peninggalan sejarah yang diperoleh dari Sabang sampai Merauke. Dan tidak hanya melulu koleksi Topeng saja.

Melainkan dari semua benda batu, kayu,logam, tenun kain, tulang, gigi walrus, tanduk sapi, keramik bahkan artefak dari koleksi terrakota yang didapat dari seluruh antero nusantara.



"Dengan mengucap rasa syukur di hadirat Allah, perjuangan membesarkan atas minat dan ketertarikan generasi muda bangsa kita ini bukankah sesuatu yang mudah seperti halnya membalikkan tangan," kata CEO Marcomm Group Elly T Halsamer.

Menurut dia perlu perhatian dan penanganan khusus layaknya bayi baru lahir. Dengan cara integritas tinggi, rasa cinta dengan budaya bangsa dan keprihatinan akan nasib bangsa ini lah yang melahirkan ide fresh, inovatif dan kreatif. Yang selalu membuat para pengunjung museum IHM betah berlama lama di dalamnya.

Dia menjelaskan makin banyak orang yang tahu tentang keberadaan  Indonesian Heritage Museum ini maka akansemakin banyak masyarakat yang mencintai budaya bangsanya sendiri. Sehingga tidak terlupakan dan lebih melestarikan.

Perempuan asli Surabaya ini juga menjelaskan pendidikan informasi sejarah bangsa tidak hanya terekam dalam media tulis berupa peninggalan dan benda artefak.

"Tetapi dengan mengikuti era modern digitalisasi museum zaman now yang berbasis modern IT ini jadi  lebih gaul dalam meng-edukasi para pengunjung," beber dia.

IHM saat ini coba mendekatkan diri dengan para pengunjungnya. Dengan bermain menggunakan Aplikasi Augmented Reality. "Kita hadirkan empat dimensi dengan dilengkapi sound effect. Biar menarik dan pengunjung mendapat pengalaman yang tidak terlupakan," lanjutnya.

Untuk ini lah peran serta para media dan masyarakat di era teknologi sangat penting untuk lebih mendengungkan tahun cinta budaya Indonesia. Sesering mungkin dengan menciptakan image Indonesia kaya. Kaya akan seni dan ragam budayanya.

"Hidup harmonis dengan berbagai macam suku agama serta aliran kepercayaan sejak dulu kala zaman kebesaran kerajaan Majapahit. Sekaligus menggambarkan NKRI kita yang sangat luar biasa. Itu tersirat dalam peninggalan beragam artefak yang terlestarikan di dalam museum dengan baik untuk edukasi anak cucu penerus Indonesia kelak," beber istri dari Reno Halsamer ini.

Di Ulang Tahun nya yg ke 4 ini, sebagai ungkapan rasa syukur IHM juga mengadakan acara syukuran dengan mengusung tema berbagi itu indah.

"Sekaligus dengan buka puasa bersama dengan Yayasan Yatim Piatu Bina Asih Tunas Unggul Yabatu, Kota Batu. Dimaksudkan agar kita ini mempunyai kewajiban tidak saja berbagi dalam materi tapi juga berbagi dalam ilmu pengetahuan," lanjutnya kembali.

"Menanamkan rasa mencintai sejarah dan budaya Indonesia sedari dini  sangatlah penting untuk anak anak. Maka antusiaslah para anak Yatim ketika diajak keliling Indonesian Archipelago Advanture Tour oleh story teller yg berpengalaman," imbuh Elly.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top