Parah, Puluhan Warga di Kalidawir Terserang Gatal Berbulan-Bulan, Apa Penyebabnya?

Kondisi salah satu bayi usia tiga bulan yang alami sakit gatal di sekujur tubuhnya Minggu (1/07/2018) (Foto : Anang Basso/ TulungagungTIMES)
Kondisi salah satu bayi usia tiga bulan yang alami sakit gatal di sekujur tubuhnya Minggu (1/07/2018) (Foto : Anang Basso/ TulungagungTIMES)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Nasib puluhan keluarga warga di Kalidawir sungguh tragis. Sudah sekitar tiga bulan ini banyak warga yang tiba-tiba mengalami penyakit gatal pada sekujur tubuhnya.

Salah satu di antaranya dialami keluarga Sudaryanto (40) warga Pagersari yang satu keluarga mengalami gatal tidak sewajarnya. 

"Rasanya sangat gatal, jika malam sulit tidur dan jika berkeringat rasanya tambah gatal menyiksa," kata Rifa (38) istri Sudar.

Rifa bahkan menunjukkan kondisi anaknya, yang masih bayi berusia 3 bulan dengan kondisi mengenaskan.

Kinara mengalami gatal sekujur tubuh sejak usia satu bulan, bahkan hingga kulit rambut dan kulit lainnya seperti mengelupas. 

"Ini termasuk reda, sebelum saya bawa ke dokter spesialis kondisi anak saya lebih parah," tambah Rifa 

Kakak Kinara, Bintang (13) sudah tergolong mendingan karena sudah mulai sembuh. Namun bekas gatal seperti "gudik" masih tampak di sela-sela jari tangan dan beberapa bagian tubuh yang lain. 

"Saya ini salah satu keluarga yang kena musibah gatal, keluarga yang lain banyak terkena. Ada yang sudah sembuh tapi banyak yang belum sembuh juga," papar Sudaryanto.

Hingga kini menurut Sudar, belum ada perhatian dari dinas kesehatan atau puskesmas setempat yang datang untuk melihat kondisi yang di alami. 

"Penyebabnya apa juga belum diketahui, belum ada pihak dinas atau kesehatan yang datang untuk melihat kondisi ini," terangnya 

Saat dikonfirmasi, Kepala Puskesmas Tunggangri Dr Dony Wahyu BS mengaku belum mengetahui adanya kejadian yang menimpa warga Pagersari yang mengalami gatal.

Untuk memberikan jawaban, Kepala Puskesmas masih menunggu informasi dari petugasnya yang langsung diminta bergerak ke lokasi yang dimaksud.

Namun, setelah melihat foto yang dikirimkan Tulungagung TIMES, Dony menduga penyakit yang diderita bayi itu merupakan penyakit psoriasis. 

"Penyakitnya memang khusus sepertinya, kalau belum liat pasiennya belum berani memastikan sakitnya. Tapi kemungkinan itu butuh terapi agak lama," kata Dony.

Sementara itu, Kepala Desa Pagersari,  Fudar Kusno mengatakan, belum ada laporan warga terkait kasus ini. Fudar mengaku terkejut, saat diberi tahu ada banyak warganya yang kena penyakit gatal-gatal ini. Kepala desa berjanji akan menindaklajuti temuan ini.

“Kok belum ada yang lapor ya? Saya janji besok akan saya cek langsung,” ujarnya.

Dari informasi yang dikumpulkan, selain keluarga Sudaryanto, keluarga lain seperti Elfa, Sulastri, Huda, Titin, Mojat, Panji, Umi, Agus Suprayitno, Wendi, Heru, Hadi dan banyak keluarga lain mengalami gatal yang tak kunjung sembuh meski telah di obatkan beberapa kali ke tempat berbeda-beda.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Heryanto
Publisher : sandi permana soebagio
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top