Keluarga Bayi Terkena Gatal di Kalidawir Menolak Dirujuk ke RSUD, Ini Alasannya

Kinara, bayi yang diduga kena penyakit psoriasis, saat di Puskesmas Tunggangri. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Kinara, bayi yang diduga kena penyakit psoriasis, saat di Puskesmas Tunggangri. / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES, TULUNGAGUNGTindak lanjut mewabahnya penyakit gatal di Kalidawir mendapatkan respon cepat dari pihak Puskesmas Tunggangri.  
Menurut Kepala Puskesmas Tunggangri dr Dony Wahyu BS, pasien yang mengalami gatal sekeluarga dan bayinya, yakni Sudaryanto (40), telah membawa keluarganya ke puskesmas. "Pasien sudah datang. Kami arahkan (rujuk) ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan spesialistik," kata Dony 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, Dony masih berkesimpulan bahwa penyakit yang diderita warga merupakan penyakit kulit jenis scabies (gudik) dan psoriasis. "Sementara saya tetap curiga psoriasis. Hasil evaluasi keluarga, sejak diobati di spesialis, sudah mulai membaik. Tapi tetap saya sarankan konsul ke poli anak karena ternyata tumbuh kembangnya juga kurang jika dibanding dengan anak seusianya.  Insya Allah tetap kami pantau terus perkembangannya," tambah Dony 

Pihaknya belum bisa memastikan jumlah warga yang terdampak wabah penyakit gatal di wilayah beberapa desa di Kalidawir, Dony berjanji akan melakukan pantauan dan pendataan pada warga Pagersari melalui bidan desanya. 

Sementara itu, keluarga Sudaryanto yang datang ke puskesmas mengaku telah mendapatkan saran dari puskesmas untuk dirujuk ke rumah sakit unum daerah (RSUD). Namun, dirinya mengaku tidak serta merta menerima tawaran yang diberikan karena kondisi Kinara, bayi yang masih berusia 3 bulan itu, kini dalam perawatan dokter. 
"Tadi disuruh ke poli kulit di RSU, namun apa bedanya? Sekarang kan masih dalam perawatan dokter kulit di luar rumah sakit," kata Rifa (37), istri Sudaryanto yang juga ibunda Kinara 

Dari saran yang diberikan puskesmas, Rifa dapat menerima untuk juga dibawa ke dokter spesialis anak. Sebab, akibat kondisi kena gatal, Kinara jadi kurang nutrisi. "Nanti rencana saya bawa ke dokter anak saja. Memang perkembangan anak saya kurang bagus. Mungkin memang kurang nutrisi," ucapnya. 

Jika ke poli kulit di Rumah Sakit dr Iskak, Rifa masih harus berpikir-pikir. Selain sama saja dengan di dokter praktik, dirinya mengaku belum siap jika anaknya yang mengalami sakit gatal di sekujur tubuhnya harus diopname. (*)

Pewarta : Anang Basso
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top