Kunjungan ke Wisata Pantai Ngliyep Turun, Jasa Yasa Berharap Pembangunan JLS Bisa Dilanjutkan

Suasana sore hari Pantai Ngliyep, Donomulyo. Keindahan pantai ini ternyata di tahun ini mengalami penurunan kunjungan dibanding tahun lalu (dok MalangTIMES)
Suasana sore hari Pantai Ngliyep, Donomulyo. Keindahan pantai ini ternyata di tahun ini mengalami penurunan kunjungan dibanding tahun lalu (dok MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Tahun 2018, Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa Kabupaten Malang terus melakukan berbagai strategi dalam menjaring pengunjung wisata yang dikelolanya. 

Khususnya di lokasi wisata Pantai Balekambang dan Pantai Ngliyep yang merupakan destinasi ternama di Kabupaten Malang. 

PD Jasa Yasa mengakui  baik infrastruktur pendukung wisata maupun hal lainnya, menjadi penyebab adanya penurunan kunjungan wisatawan ke Pantai Ngliyep di tahun ini. 

Ahmad Faiz Wildan Direktur Utama PD Jasa Yasa Kabupaten Malang,  membenarkan kondisi tersebut. "Tahun ini memang ada fluktuasi pengunjung di wisata pantai yang kita kelola. Satu sisi di Balekambang mengalami peningkatan dari tahun lalu. Sisi lain di Ngliyep mengalami penurunan," ucap Wildan kepada MalangTIMES, Kamis (12/7/2018). 

Wildan melanjutkan, penurunan di wisata Pantai Ngliyep mencapai sekitar 200 orang dari tahun lalu. Hal ini,  lanjutnya,  dikarenakan  akses jalan menuju Ngliyep yang belum tersambung pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS). Berbanding terbalik dengan akses di Balekambang yang secara infrastrukfur jalannya sudah terbangun dan dilewati JLS. 

"Jadi memang karena faktor akses jalan saja yang belum terhubung dalam JLS. Kalau ini sudah terbangun,  kita yakin akan lebih optimal di Ngliyep pengunjungnya. Karena secara segi panorama keindahan pantai dan alamnya sudah jadi primadona sejak lama," ujar Wildan yang berharap pembangunan JLS bisa dilanjutkan menuju wilayah Donomulyo. 

Harapan PD Jasa Yasa tersebut,  gayung bersambut dengan adanya rencana pembangunan lanjutan JLS sepanjang 15 kilometer (km) ke arah barat. Yaitu dari Desa Srigonco,  Bantur,  kearah kecamatan Donomulyo. 

Walaupun masih dalam tahap perencanaan,  PD Jasa Yasa menyambutnya dengan gembira. Wildan secara langsung mengatakan rasa syukur dan mengamini perencanaan pembangunan lanjutan tersebut yang diagendakan di tahun ini juga. 

"Tentunya kita mengamini perencanaan tersebut. Ini akan membuka akses bagi pengunjung lebih nyaman ke Pantai Ngliyep. Kalau terealisasi kita tentunya bisa menargetkan akan ada peningkatan wisatawan ke Ngliyep," ujarnya. 

Hal ini didasarkan dengan terselesaikannya JLS yang menghubungkan berbagai destinasi wisata pantai. Seperti Balekambang, Bajul Mati, Ngudel, Unggapan, Batu Bengkung, Pantai Kangen, sampai Teluk Asmara. Berbagai pantai tersebut,  kini menjadi jujugan para wisatawan dalam maupun luar negeri. 

Di Pantai Balekambang,  misalnya,  tahun ini mengalami peningkatan pengunjung 825 orang. Dengan total kunjungan hampir melebihi 100 ribu pengunjung saat libur lebaran kemarin. 

"Kalau JLS dilanjutkan sampai Donomulyo,  kami yakin Pantai Ngliyep tidak akan kalah secara jumlah pengunjungnya. Karena itu kami berharap dan mengamini adanya rencana tersebut," ujar Wildan yang juga menyampaikan bahwa pihaknya setiap tiga bulan sekali melakukan renovasi dan penambahan berbagai wahana di wisata yang dikelolanya. 

"Agar selalu ada perubahan di lokasi-lokasi tersebut. Yang membuat pengunjung tidak bosan dengan kondisi yang sama setiap kali berkunjung," pungkas Wildan.  

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top