Tangkapan layar status Facebook Mohammad Rusi, anggota F-PAN DPRD Pamekasan yang mengabarkan kematian mantan Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman
Tangkapan layar status Facebook Mohammad Rusi, anggota F-PAN DPRD Pamekasan yang mengabarkan kematian mantan Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman

Mohammad Rusi, anggota DPRD Pamekasan asal Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) dihujat sejumlah netizen setelah mengabarkan kematian mantan Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman, di akun Facebooknya, Sabtu (2/4/2016).

"Ikut berduka cita atas meninggalnya mantan Bupati Pamekasan kh. Kholilurrahman info Karimata," tulis Mohammad Rusi di akun Facebooknya.

Sontak, status tersebut menuai hujatan dari sejumlah netizen. Sebab kabar tersebut dinilai mengada-ada.

"Mungkin lebih etis jika postingan ini diralat karena beliau saat ini dalam keadaan sehat wal afiat," komentar Mohammad Baihaki Busthomi, salah satu netizen.

Netizen lainnya, Taufikurrahman juga ikut berkomentar, "kalau mabuk jangan update status Mohammad Rusi."

Dari belasan komentar yang masuk ke akun Facebook Mohammad Rusi, tak ada satupun yang ditanggapi pria yang juga anggota Komisi I DPRD Pamekasan ini. Namun beberapa menit kemudian, Mohammad Rusi membuat status baru yang tertulis;

"maaf diralat kembali Alhamdulillah Kh. Kholilurrahman dalam keadaan sehat wal afiat. Semoga panjang umur."

Status Mohammad Rusi yang pertama merujuk informasi yang disiarkan radio swasta Karimata FM. Namun ketika MADURATIMES klarifikasi ke news manager Karimata FM, Hendra Zulkarnai mengaku, tidak pernah menyiarkan informasi kematian mantan Bupati Pamekasan.

Karimata FM hanya menyiarkan kabar meninggalnya Hosnol Kholik, mantan ajudan Bupati Pamekasan.

"Kami hanya menyiarkan wafatnya mantan ajudan KH. Kholilurrahman, mantan Bupati Pamekasan. Yang mendengar kalau mantan Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman meninggal mungkin kupingnya mono," kata Hendra Zulkarnai.

Karena banyaknya hujatan netizen yang dialamatkan Mohammad Rusi, akhirnya kedua status Facebooknya dihapus. (*)