Wali Kota Blitar Resmikan Taman Pecut, Ikon Wisata Baru Bumi Bung Karno

Ribuan warga mengabadikan momen peresmian Taman Pecut.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Ribuan warga mengabadikan momen peresmian Taman Pecut.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Wali Kota Blitar M.Samanhudi Anwar  secara resmi membuka Taman Pecut untuk umum, Kamis (22/6/2017) malam. Taman tersebut berlokasi di  bekas pasar ikan, tepatnya timur Kantor Pemkot Blitar dan selatan Alun-Alun Kota Blitar.

Taman tersebut memiliki patung tangan pecut yang dinamakan pecut samandiman yang memiliki filosofi mengajak orang untuk bersemangat

“Harapan saya taman pecut ini akan merubah corak Kota Blitar dari kota yang adem ayem yang warganya lumuh (malas) menjadi kota yang warganya menjadi pekerja yang luar biasa,” kata Samanhudi.

Ia menambahkan,  taman ini didirikan guna mendukung salah satu program Pemkot Blitar yakni Mayajuwita.

“Kota Blitar nanti akan menjadi kota pariwisata, banyak warga luar kota yang dayang ke Kota Blitar pada siang hari, malam harinya mereka langsung pulang. Ini karena Kota Blitar jam 8 atau jam 9 itu sudah sepi,” terangnya.

Orang nomor satu di Kota Blitar ini berharap keberadaan Taman Pecut bisa menarik wisatawan berlama-lama di Kota Blitar, menginap dan  menikmati wisata malam di Kota Blitar.

“Taman ini didesain untuk rekreasi malam hari, salah satu tujuannya supaya warga luar kota mau menikmati suasana malam dan menginap di Kota Blitar, secara bertahap kita akan wujudkan Kota Blitar menjadi surganya para pelancong,” sambungnya.

Samanhudi menandaskan, pada akhir tahun Taman Pecut akan lebih dipercantik karena tujuanl lain dari taman ini adalah memberikan hiburan kepada warga Kota Blitar.

Sementara Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Blitar, Pande Ketut Suryadi mengatakan Taman Pecut dibangun sejak tahun 2016 dengan melalui tiga tahap pembangunan. Pembangunan taman ini memakan anggaran sebesar Rp.8 miliar 454 juta 112 ribu.

 “Elemen yang ada di taman pecut adalah patung tangan pecut, air mancur statis, air mancur menari lengkap dengan efek cahaya dan suara di malam hari dan saat-saat tertentu, jalur pejalan kaki pada taman, gazebo, tempat duduk pengunjung, toilet dan taman,” papar Pande.

Keunikan Taman pecut adalah air mancur yang dapat menari sebagai elemen utama taman. Taman ini terlihat jelas  dari segala penjuru baik dari Alun-Alun, kantor walikota maupun jalan raya yang mengelilingi taman.

Peresmian taman ini disaksikan oleh ribuan warga Kota Blitar multiusia, mereka rela berdesak desakan. setelah taman diresmikan oleh wali kota, warga berebut mencari ruang berfoto dengan background Taman Pecut dengan air mancur menari-nari.(*)

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Redaksi
Publisher : Aditya Fachril Bayu Anandhika
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top