Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat melepas 18 ribu warga Singosari dalam acara jalan sehat, Minggu (24/09) (humas for MalangTIMES)
Bupati Malang Dr H Rendra Kresna saat melepas 18 ribu warga Singosari dalam acara jalan sehat, Minggu (24/09) (humas for MalangTIMES)

Banyak cara dan jalan untuk merangkul, menyatukan, dan mengikat keguyuban serta kerukunan masyarakat yang heterogen. Olahraga bersama adalah bagian strategi dalam proses menguatkan kerukunan masyarakat yang diterapkan oleh Bupati Malang Dr H Rendra Kresna.

Strategi tersebut dikuatkan dalam program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang terus didorong terhadap jajarannya untuk diaplikasikan dalam setiap kegiatan kedinasan.

Kini, Germas di Kabupaten Malang terus menggeliat. Dan mendapat respons positif dari masyarakat. Hal ini kembali terlihat dari ribuan warga Singosari yang mengikuti jalan sehat di Desa Baturetno, Kecamatan Singosari, Minggu (24/09).

Sebanyak 18 ribu warga memenuhi jalanan dengan suka cita bersama bupati Malang. Merayakan kebersamaan dalam kehidupan yang rukun, damai dan saling menjaga. "Momentum kerukunan di Kabupaten Malang wajib terus dipupuk. Dan melalui olahraga ringan tapi menyehatkan dan menggembirakan ini, tujuan besar tersebut terus dibangun," ujar Rendrl setelah memberangkatkan peserta jalan sehat.

Mengaitkan momentum dengan peringatan Tahun Baru Islam 1439 H dan  Bersih Desa Baturetno wujud guyub rukun begitu kental terasa. Rendra bahkan ikut terenyuh melihat warganya mampu mencerminkan persatuan yang kini menjadi barang mahal dan langka di berbagai daerah di Indonesia. Dia secara langsung menyatakan kebanggaannya kepada warga Singosari yang dengan khidmat mendengarkan sambutan bupati yang terkenal merakyat ini.

 

Bupati Malang Rendra Kresna saat memberikan sambutan kepada ribuan warga yang telah memadati jalan untuk ikut serta dalam jalan sehat.(Andika Fajar Kurniawan For MalangTIMES)

"Inilah wajah Bumi Arema yang damai. Diisi dengan keguyuban dan kerukunan bermasyarakat. Bersama-sama ikut membangun persatuan. Saya sangat bangga melihatnya," ujar suami Jajuk Rendra Kresna ini.

Rendra juga mengatakan bahwa modal terbesar bagi negara dalam menyukseskan pembangunan adalah terwujudnya kerukunan dalam masyarakat. Kerukunan yang tercipta  dikuatkan dalam kegembiraan hati dan sehatnya tubuh akan menjadikan suatu negara atau daerah memiliki kekuatan besar.

Maka, lewat olahraga bersama dan yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat, seperti jalan sehat inilah, proses Germas menuju kekuatan persatuan dan kesatuan terus diraih dan diwujudkan. "Masyarakat akan lebih bergembira dan tepat sasaran yang kita harapkan melalui olahraga bersama seperti ini. Dibandingkan misalnya dengan kegiatan seminar atau lainnya," ujar Rendra.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Baturetno Mufid menyatakan rasa terimakasih dan bangganya kepada bupati Malang dan warganya. Menurut dia, acara jalan sehat dalam memperingati Tahun Baru Islam 1439 H dan  Bersih Desa Baturetno itu sebagai simbol kultural yang diwariskan para leluhur masa dulu. Kondisi tersebut masih bisa bertahan sampai kini. "Tentunya dikarenakan dukungan dari Pak Bupati dan warga yang memahami dalam kegiatan kultural ada nilai-nilai luhur yang wajib terus dipelihara," kata Mufid.

Nilai-nilai luhur berupa gotong-royong, kebersamaan, kerukunan yang dibalut dalam kegembiraan bersama inilah yang kini ditampilkan dan terus dipelihara oleh warga dan dukungan penuh Pemerintahan Kabupaten Malang. (*)