Pemprov Jatim Klaim Pertumbuhan Ekonomi Lebih Cepat

 saat berlangsunh rapat paripurna di gedung DPRD Provinsi Jatim
saat berlangsunh rapat paripurna di gedung DPRD Provinsi Jatim

JATIMTIMES, SURABAYA Pemprov Jatim Kamis (12/10) ini merayakan HUT Ke-72 Jatim. Ada serangkaian acara yang dilakukan.

Pada pagi hari, ada apel bersama dilakukan di lapangan Tugu Pahlawan. Saat itu upacara dihadiri Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Kemudian siang harinya acara berlanjut dengan rapat paripurna. Dihadiri oleh Gubernur Jatim Soekarwo, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf dan Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar.

Pada penyampaian rapat paripurna tersebut, Soekarwo mengklaim kondisi Jatim terus membaik. Menurut sia, segi pendapatan per kapita naik serta kemiskinan maupun kesenjangan terus berkurang.

Bahkan Soekarwo menyatakan laju pertumbuhan ekonomi di Jatim lebih besar dibandingkan dengan skala nasional. Jatim mampu menembus angka 5,2 persen. Sementara nasional hanya 5,0 persen. "Itu pada hasil semester pertama tahun 2017 ini," kata Soekarwo.

Sementara itu, yang menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya adalah masalah pengangguran. Saat ini pengangguran di Jatim mencapai 800 ribu orang. "Tapi angkanya terus turun dari tahun ke tahun," beber Soekarwo.

Untuk menekan pengangguran ini, pemprov akan memaksimalkan peran SMK. Di mana lembaga menengah itu memang dikhususkan untuk menciptakan skill khusus bagi masyarakat Jawa Timur.

Karena itu juga, tema yang diangkat pada HUT kali ini adalah peningkatan sumber daya manusia lewat pendidikan kejuruan. Hal tersebut sebagai solusi Jawa Timur menuju persaingan global.

Sementara, Ketua DPRD Jatim Halim Iskandar menyoroti adanya persoalan pengangguran ini. Pengangguran justru malah didominasi di daerah industri. "Ini sangat ironis," tandas dia.

Beberapa daerah yang menjadi sorotan antara lain Sidoarjo, Malang dan Mojokerto. "Meski demikian, pengangguran terus berkurang selama empat tahun terakhir di Jatim," bebernya.

Pada HUT Jatim kali ini. Halim berharap ini akan menjadi momentum kebangkitan. "Bertambah usia. berarti bertambahnya kesejahteraan dan kemaslahatan. Jatim harus bersiap menghadapi tantangan dari luar maupun dalam," imbuhnya. (*)

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Lazuardi Firdaus
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top