Mengobati Rindu pada Festival Malang Tempo Doeloe (9)

Jajanan Tradisional Kolonial Manjakan Pengunjung Malang Tempo Doeloe

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI muhadjir Effendy (kanan) saat menikmati sajian kuliner di Festival Malang Tempo Doeloe (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI muhadjir Effendy (kanan) saat menikmati sajian kuliner di Festival Malang Tempo Doeloe (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANGBerkunjung ke Festival Malang Tempo Doeloe (MTD) kurang lengkap rasanya bila tidak menikmati sajian kuliner zaman dahulu. Ratusan stan MTD menyuguhkan aneka kuliner masa lampau yang siap memanjakan lidah Anda. 

Di antara stan kuliner MTD, ada salah satu stan yang menyediakan minuman sejenis dawet. Stan milik salah satu hotel di Kota Malang ini menyuguhkan sajian kuliner yang diklaim telah ada sejak zaman kolonial. Jelly minuman tersebut berasal dari Vietnam dan telah ada sejak zaman Belanda. 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy tampak mencicipi sajian minuman berwarna hijau yang diberi nama es panco itu. Selain mengandung jelly, rupanya es panco juga mengandung kelapa. Bila Jelly dari Vietnam, maka bahan baku kelapa berasal dari lokal Malang. 

Selain es panco, sajian kuliner lain yang bisa Anda temukan beraneka ragam. Mulai dari gandos rangin, lupis, cenil, puthu, gempo, gethuk, sawut, gatot, tewul, jenang grendul, dan lain sebagainya. Nah, di stan lain, MalangTIMES menikmati sajian ketan.

Ketan adalah makanan tradisional sejenis biji-bijian serealia yang memiliki tekstur dan kandungan yang mirip dengan beras. Bentuk ketan seperti beras, yaitu bulat lonjong dan berukuran sedikit lebih besar dibanding beras lokal. Warna ketan adalah putih susu dan keruh tidak seperti beras yang terlihat transparan. 

Berbagai panganan yang dijual di stan kuliner MTD dijual dengan harga relatif terjangkau. Selain kuliner, MTD juga menawarkan berbagai benda masa lalu. Benda-benda lama apa saja yang bisa Anda temukan di Malang Tempoe Doeloe? Simak ulasan MalangTIMES pada bagian selanjutnya. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top