Warga Dusun Tetangga Kafe Sawah Ini Mulai Budidaya Jamur

Tak hanya beternak sapi, warga Dusun Gumul, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, mulai kembangkan budidaya jamur. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Tak hanya beternak sapi, warga Dusun Gumul, Desa Sukomulyo, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, mulai kembangkan budidaya jamur. (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Puluhan tahun berocok tanam warga Dusun Gumul Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang mulai beralih budidaya jamur.

Kepala Dusun Gumul Wanusukin mengatakan, selain bertani, warga beternak sapi. "Sejak tahun 1980-an warga di sini selain tani juga punya sapi," kata dia saat ditemui MalangTIMES. 

Wanusukin menjelaskan hasil susu dari sapi yang mereka ternak dibawa ke koperasi. Salah satunya koperasi SAE Pujon. "Ya memang nggak banyak, tapi cukup. Warga di sini kalau kebutuhan sekolah anak-anak, banyak yang milih masuk pondok saja daripada sekolah," sambung pria berusia 50 tahun ini.

Mayoritas warga memiliki satu sapi perah. Dari total 400 kepala keluarga (KK), 150 di antaranya memiliki sapi perah.

Tetapi Sukin mengatakan ada sapi milik warga yang mati. Karena kandang sapi sudah lama kosong, Sukin menggerakkan warga untuk memanfaatkan kandang tersebut untuk budidaya jamur. 


Kepala Dusun Gumul Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupaten Malang, Wanusukin (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

"Sapi milik warga Mukhopipin mati. Sudah lama dia tidak beternak. Akhirnya kami kok kepikiran kandangnya dibuat budidaya jamur saja untuk warga dusun sini juga," papar Sukin. 

Budidaya jamur warga Dusun Gumul dilakukan bahu-membahu sejak awal Februari lalu. Dari mulai menyiapkan kumbung dan baglog mereka lakukan gotong royong.

Kumbung atau rumah jamur ialah media untuk perawatan baglog serta pertumbuhan jamur. Sedangkan, baglog adalah media tanam tempat menaruh bibit jamur. 

Selain warga, Sukin mengatakan ada mahasiswa yang membantu. "Kebetulan ada mahasiswa yang kuliah kerja nyata (KKN) di sini jadi mereka membantu kami. Alhamdulillah dibantu juga untuk dana budidaya jamurnya, " kata dia. 

Budidaya jamur warga Dusun Gumul ialah jamur tiram. Jamur tiram memiliki manfaat kesehatan, di antaranya dapat mengurangi kolesterol dan jantung lemah serta beberapa penyakit lainnya. Jamur ini juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit lever, diabetes, anemia.

Budidaya jamur tiram cenderung mudah. Selain itu, dengan modal di bawah angka puluhan juta dapat menghasilkan untung lumayan. (*)

Pewarta : Wahida Rahmania Arifah
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top