Identifikasi Hoax dengan Aplikasi Opinium

Gubernur Jatim Soekarwo mengapresiasi pembuatan aplikasi Opinium (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)
Gubernur Jatim Soekarwo mengapresiasi pembuatan aplikasi Opinium (Foto : M Bahrul Marzuki/SurabayaTIMES)

JATIMTIMES, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyambut baik peluncuran aplikasi anti hoax yang dinamakan Opinium.

Terlebih aplikasi ini diluncurkan saat Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki hajat besar yakni pemilihan umum, legislatif dan pemilihan kepala daerah.

“Hari ini kita bahagia sekali, KPU punya hajat dan secara bersamaan ada ide besar yakni aplikasi anti hoax sehingga hajat ini menjadi ringan,” kata Pakde Karwo, sapaan lekat Gubernur Jatim saat menghadiri acara Pagelaran Seni Budaya dalam rangka menyongsong satu tahun Pemilu DPR, DPD dan DPRD serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu (2/5/2018).

Menurutnya, peluncuran aplikasi Opinium ini merupakan inisiatif anak-anak muda Jatim dengan rasa nasionalisme baru yang memikirkan keselamatan generasi dari berbagai predator informasi yakni hoax.

Hampir bersamaan dengan adanya pesta demokrasi, aplikasi ini membantu pemilih untuk rasional dan mendapat informasi yang benar.

“Ini aplikasi luar biasa, bayangkan bagaimana berita difilter kemudian ada di database dan dipisahkan. Yang belum ada data resminya nanti di-searching,” kata orang nomor satu di Jatim ini.

Pakde Karwo juga menyambut baik diserahkannya aplikasi ini kepada pemerintah, dalam hal ini Pemprov Jatim. Ke depan, ia akan menyerahkan aplikasi ini ke Menteri Komunikasi dan Informatika RI agar dapat digunakan secara nasional.

“Kami sudah melakukan pertemuan dengan akademisi, tugas kami pemerintah mengajak dan mendorong. Ini sumbangan pemikiran yang luar biasa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, inisiator Opinium, M. Hasanudin mengatakan, opinium merupakan aplikasi khusus yang memungkinkan pengguna mengklarifikasi dan membantu dalam proses kurasi informasi yang didapat di dunia nyata.

Melalui aplikasi ini, suatu informasi dapat diuji kebenarannya apakah merupakan berita benar atau hoax dan diuji kebenarannya melalui penilaian masyarakat secara langsung.

“Melalui aplikasi ini masyarakat bisa mengemukakan pendapatnya terkait suatu informasi yang beredar, salah satunya dengan membeberkan fakta-fakta di lapangan atau data empiris lainnya,” katanya.

Melalui aplikasi ini, lanjutnya, masyarakat dapat terlibat aktif dalam memerangi kabar hoax yang semakin meresahkan. “Itulah dasar pemikiran dari aplikasi ini,” imbuhnya.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : Heryanto
Publisher : zaldi deo
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top