Viral Wanita Bercadar Diturunkan dari Bus Pasca Teror Surabaya. Ini Kisah dan Sosoknya..

AKP Mustijat Priyambodo Kasat Reskrim Polres Tulungagung (Foto : Anang Basso/ TulungagungTIMES)
AKP Mustijat Priyambodo Kasat Reskrim Polres Tulungagung (Foto : Anang Basso/ TulungagungTIMES)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG –  Sempat viral wanita bercadar diturunkan dari bus di Terminal Gayatri Tulungagung pasca teror di Surabaya. Wanita yang diketahui asal Ponorogo itu bernama IR dan merupakan santriwati di Pondok Pesantren Darussalam Tulungagung. 
"Kita sudah mintai keterangan, saya perintahkan kanit PPA untuk mengetahui apakah benar kejadian itu dan apa dia terkait dengan teror yang marak terjadi," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasat Reskrim AKP Mustijat Priyambodo. 

Hasilnya, wanita yang nyantri di pondok itu merasa tidak betah tinggal di pondok dan meninggalkan pondok karena ada masalah dengan temannya. 
"Menurut pengakuannya dia punya masalah dengan temannya di pondok dan ingin pergi," tambahnya 

Pihaknya datang atas koordinasi pihak dinas perhubungan, dan telah melakukan pemeriksaan karena wanita bercadar tersebut tampak menangis dan diam cukup lama di area terminal. 
"Sejak jam 5.00 wib pagi dia tampak duduk di area terminal sambil menangis dan menunggu bis. Hingga jam 9.00 wib masih tetap di situ (terminal), akhirnya diamankan oleh petugas pihak dinas perhubungan," tambahnya 

Video diambil oleh netizen yang belum tau siapa, namun beberapa jam video menyebar dan digoreng seakan-akan wanita bercadar itu mendapat perlakuan diskriminasi saat diturunkan dari bus. 
"Hasil yang kita terima dari keterangan wanita ini memang dia tidak terkait dengan teroris, dia sudah diambil oleh pihak pondok pesantren tempat dia belajar," jelas Kasat Reskrim. 

Sebelumnya, kejadian viral di media sosial Facebook, salah satu yang diunggah oleh akun Dewi Cintia, Senin (14/5/2018).

Dalam video yang diunggah terlihat seorang wanita bercadar yang turun dari bus dengan bantuan dari dua petugas dishub dan dibawa ke ruang yang berada di Terminal Gayatri. 

Menurut informasi yang dihimpun TulungagungTIMES, salah satu petugas yang enggan disebut namanya membenarkan bila wanita yang memakai jilbab merah muda dan bercadar tersebut diturunkan dari bus yang akan ditumpanginya.

“Memang benar ada wanita bercadar sepatu dalam video ini yang diturunkan dari bus, karena penumpang lain menolak. Tapi itu sudah diselesaikan oleh petugas dan polisi,” jelas petugas sambil melihat video yang ditunjukkan. 

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top