Lima Anak di Blitar Meninggal akibat Demam Berdarah

Ilustrasi.(Foto : Okezone)
Ilustrasi.(Foto : Okezone)

JATIMTIMES, BLITAR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar mencatat lima orang meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD). Ironisnya kelima korban tersebut berusia anak-anak.

Informasi yang dihimpun dari Dinkes Kabupaten Blitar, selama tujuh bulan terakhir ada 183 kasus DBD di Kabupaten Blitar. Dari jumlah tersebut, lima di antaranya meninggal dunia.korban meninggal dunia berusia 3 sampai dengan 10 tahun.

“Kelima anak itu meninggal setelah terserang  DBD pada periode Januari hingga Juli 2018. Penyebab meninggal di antaranya telat penanganan, orang tua terlambat membawa ke pelayanan fasilitas kesehatan,” ucap Kabid Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

Menurut dia, siklus DBD yang mirip pelana kuda membuat masyarakat mengira jika panas sudah reda berarti sakitnya juga sudah sembuh. Hal inilah yang kemudian membuat pasien DBD telat mendapatkan perawatan medis dan berakhir kematian. 

"Selain itu dari beberapa kasus ada pula yang baru dibawa berobat ketika kondisinya sudah sangat parah. Bahkan sudah mengalami pendarahan," katanya.

Krisna menyampaikan, jika dibandingkan tahun 2017 lalu, kasus DBD di Kabupaten Blitar mengalami kenaikan. Tahun 2017 lalu Dinkes mencatat sebanyak 153 kasus dengan 7 meninggal dunia dalam setahun. Sedangkan tahun 2018, Dinkes memcatat 183 kasus dengan 5 orang meninggal hanya dalam kurun waktu tujuh bulan. 

"Siklus hidup nyamuk Aedes Aigypti sebenarnya bukan saat hujan terjadi terus-menerus. Namun siklusnya terjadi justru saat sehari hujan sehari tidak. Saat tidak turun hujan itulah, telur nyamuk yang berada di genangan air akan menetas," jelasnya.

Dinas Kesehatan mengajak agar masyarakat selalu mengedepankan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk menekan populasi nyamuk Aedes Aigypti. (*)​

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top