Agrowisata Kertowono Sediakan Home Stay Dengan Sensasi Panorama Kebun Teh

Inilah home stay yang disediakan PTPN 12 Kertowono Gucialit Lumajang.  (Foto : Moch. R.Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Inilah home stay yang disediakan PTPN 12 Kertowono Gucialit Lumajang. (Foto : Moch. R.Abdul Fatah / Jatim TIMES)

JATIMTIMES, LUMAJANG – Tak hanya kebun teh, bukan pula sekedar produksi teh untuk kebutuhan lokal dan eksport. PTPN 12 Kertowono juga menyediakan beberapa home stay yang letaknya berdekatan dengan proses produksi teh di Gucialit Lumajang. Walau sekedar home stay tapi home stay yang ada di Gucialit ini memang beda dibandingkan dengan tempat lainnya.

Pagi ini, Sabtu (14/7) ketika media ini tiba dilokasi, cuaca dingin menyengat kulit, namun tampak biasa bagi warga setempat. Ini akan sangat baik bagi wisatawan yang menginap ditempat ini untuk berolaraga pagi. Tak perlu terlalu jauh berjalan, disekitar pabrik teh ini saja pasti akan berkeringat, karena tempatnya memang yang mirip perbukitan.

"Kita ada tiga home stay disini pak, kalau masih kurang masih ada yang diatas lagi. Satu malam menginap disini untuk satu keluarga cukup Rp 450 ribu saja. Tapi untuk makan memang harus menyiapkan sendiri, karena dari kami tida menyediakan makan," kata Hadi Andoko, pemandu wisata dari Agrowisata Kertowono.

Kamipun naik sekitar 50 meter dari pabrik teh, dan ada tiga home stay yang sangat ideal untuk ditinggali. Didepannya ada sebuah lapangan kecil berumput hijau, yang cocok untuk anak-anak bermain. Maka akan cocok jika tempat ini dijadikan tempat menginap untu satu keluarga.

Wisatawan yang akan menuju ke Kebun Teh untuk menikmati sensasi dingin kebuh teh bisa terus menyusuri perjalanan kearah barat atau naik lagi, dan akan bertemu dengan hamparan kebun teh yang sangat luas.

"Disini ada 5 afdeling yang semuanya sudah menjadi hamparan kebuhn teh. Yakni afdeling Purin, Semingkir, Kamar Tengah, Tungking dan yang terjauh Kertosuko. Jaraknya dari sini sekitar 14 KM dan lansung berbatasan dengan Probolinggo," kata Hadi Andoko kepada media ini.

Untuk bisa menyusuri kebun teh ini bisa dilalui dengan menggunakan mobil. Tetapi disarakan jika akan menyusuri kebun teh sampai pada ketinggian tertentu, disarankan untuk menggunakan kendaraan dengan persneling ganda 4x4. Menggunakan motor juga bisa, bahkan kata petugas di PTPN 12 Kertowono menggunakan motor akan lebih bebas untuk memilih lokasi yang akan dikunjungi.

Dijelaskan total hamparan kebun teh yang menjadi wilayah usaha PTPN 12 Kertowono seluas 2.500 Hektar. Wilayan ini menjadi sentra produksi teh di Jawa Timur yang selama ini di eksport ke berbagai negara di dunia, seperti China, Belanda, Perancis, Inggris dan sejumlah negara Timur Tengah, seperti Saudi Arabia dan negara-negara disekitarnya.

Diareal yang luas ini wisatawan akan bertemu dengan pemetik teh yang sejak pagi berada dikebun teh untuk memetik pucuk dauh teh. "Pekerjanya tidak semuanya perempuan, yang bapak-bapak juga banyak," jelas petugas disana.

Bagaimana anda tertarik untuk mengunjunginya ?. Yang pasti jalan menuju ke kebun teh ini sangat mulus dan sepanjang jalan akan bertemu dengan panorama yang mengagumkan. 

Pewarta : Moch. R. Abdul Fatah
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top