Mendadak Jurnalis Jadi Bacaleg, Siapa Saja Mereka?

Rully Efendy (tengah) saat acara talkshow di RRI Jember (foto : istimewa / JatimTIMES)
Rully Efendy (tengah) saat acara talkshow di RRI Jember (foto : istimewa / JatimTIMES)

JATIMTIMES, JEMBER – Pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang, untuk bakal calon anggota DPRD Kabupaten Jember bakal diisi para pekerja media. Dari catatan media ini, sedikitnya ada 6 bakal calon anggota legislatif (Bacaleg) yang mendaftar ke KPUD Jember dari partai dan daerah pemilihan (Dapil) yang berbeda.

Mereka adalah Rully Efendi jurnalis yang bekerja di koran Radar Jember Jawa Pos Group menjadi bacaleg dari Partai Nasdem lewat Dapil 6 Jember yang meliputi Kecamatan Tanggul, Bangsalsari, Sumberbaru, Semboro dan Umbulsari, Sugik Araya jurnalis yang bekerja di koran Harian Pagi Memo Timur bacaleg Perindo dan Fathul Hadi jurnalis dari Radio Prosalina bacaleg dari Partai Gerindra maju lewat Dapil 3 meliputi Ajung, Sumbersari, Mumbulsari, Tempurejo, Mayang dan Pakusari.

3 Jurnalis lainnya akan bertarung di Dapil 1 Jember, mereka adalah P Juliatmoko mantan Jurnalis Koran Sindo maju melalui Partai PDI Perjuangan, Totok S Mianta jurnalis Harian Pagi Memo Timur maju lewat Partai Demokrat, dan Suliyadi Setiawan jurnalis Lensa Rakyat akan maju melalui Partai Perindo.

Rully Effendy saat menghadiri talkshow Opsi di Pro 1 RRI Jember, mengatakan, bahwa dirinya saat ini sudah menyiapkan portal Rumah Aspirasi Konco Rully, sebuah media digital penyambung aspirasi rakyat di daerah pemilihannya.

“Saat ini saya sudah menyiapkan portal digital dengan nama Rumah Aspirasi Konco Rully, ini akan kami launching setelah penetapan DCT (Daftar Pemilih Tetap,red),” ujar pemuda berumur 30 tahun tersebut Kamis (9/8/2018).

Tidak lupa, jurnalis yang juga mantan aktivis HMI Jember ini, juga sempat meminta doa supaya kelak tetap ada pada titik idealisme. Tentu, berintegritas anti korupsi. "Kita harus bangun sistem di parlemen yang jujur. Jika perlu, momen yang rawan transaksional jual beli kebijakan, harus melibatkan penegak hukum. Supaya bisa mengawasi," paparnya. 

Menurutnya persepsi dewan jadi sarang koruptor sudah cukup, sebab citra demikian yang semakin menggerus kepercayaan publik terhadap politik. "Saya bersyukur, Partai NasDem mendukung nilai-nilai kebajikan itu," pungkasnya. 

Sedangkan Totok S Mianta pada maju menjadi Caleg pada pemilu legislatif 2019 mengatakan bahwa dirinya ingin memperjuangkan nasib rakyat Jember. “Saya maju menjadi caleg karena ingin memperjuangkan nasib rakyat Jember,” ujarnya.

Sementara Hanafi komisioner KPU Jember, mengapresiasi caleg berlatarbelakang wartawan. "Wartawan lebih tahu lapangan. Bisa jadi lebih peka. Tapi apa pun itu, kami senang karena kualitas pemilu 2019 bakal lebih baik," tuturnya. 

Kata Hanafi, tidak ada perlakuan khusus pada bacaleg wartawan. Tetap sama. Kecuali ASN yang harus melampirkan pengunduran diri dari kedinasannya. (*)

Pewarta : Moh. Ali Mahrus
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jember TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top