Jadi Tuan Rumah Karang Pamitran Nasional, Bupati Malang Siapkan Jalur Alternatif Bagi 5.000 Peserta

Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna saat menemui tamu kunjungan dari unsur pimpinan kwartir nasional, pimpinan kwarda dan kwarcab gerakan Pramuka Malang dalam rangka persiapan KPN 2018 di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna saat menemui tamu kunjungan dari unsur pimpinan kwartir nasional, pimpinan kwarda dan kwarcab gerakan Pramuka Malang dalam rangka persiapan KPN 2018 di Pendopo Agung Kabupaten Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Masyarakat Kabupaten Malang patut berbangga, pasalnya Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading menjadi tuan rumah kegiatan Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 pada (13-19/8/2018) nanti.

Dalam hal ini, Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna menyambut dengan baik dan siap menjadi tuan rumah kegiatan akbar pembina dan pelatih pembina pramuka nasional ke-V 2018.

Hal itu ditegaskan, Rendra Kresna saat menerima kunjungan dari unsur pimpinan kwartir nasional, pimpinan kwarda dan kwarcab gerakan Pramuka Malang dalam rangka persiapan KPN 2018 di Peringgitan Pendopo Agung, Kabupaten Malang, Jalan Agus Salim, Malang, Jumat (10/8/2018).

"Pemerintah Kabupaten Malang pasti berbangga dan siap tahun ini menjadi tuan rumah KPN 2018 di Desa Lebakharjo yang dilaksanakan 13-19 Agustus 2018 nanti," kata Rendra Kresna.

Rendra Kresna menjelaskan terkait persiapan kegiatan KPN nanti, Kwarcab Malang telah siap dengan melakukan rapat koordinasi mulai aksesbilitas, transportasi maupun akomodasinya.

"Kwarcab Malang sudah menyiapkan semuanya dan mereka sudah melaporkan kepada saya bahwa acara KPN sudah siap dilaksanakan di Desa Lebakharjo," kata pria asal Pamekasan itu.

Lebih lanjut dia menerangkan terkait akomodasi nanti peserta akan ditempatkan di desa pendukung di wilayah Desa Lebakharjo dengan menyediakan tenda dan pemandian umum.

Selain itu pihaknya juga akan menyediakan alat transportasi menuju lokasi kepada peserta KPN. Sebab alat transportasi ini sangat mendukung bagi peserta bilamana ada yang hadir di malam hari. Maka perjalannya bisa berjalan lancar dan tiba sesuai di lokasi tujuan acara tersebut.

Pemerintah Kabupaten Malang juga menyiapkan akses jalan agar tidak ada penumpukan peserta. Sebab peserta yang hadir di acara tersebut diprediksi sekitar lima ribuan orang se-Indonesia.

"Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait masalah akses jalan dengan mengarahkan para peserta ke berbagai jalur alternatif agar tidak macet. Jadi tidak hanya memakai satu akses jalan masuk saja, tapi banyak jalur lainnya di lokasi itu," ungkap Ketua DPW Partai Nasdem Jatim itu.

Rendra menyampaikan bahwa kondisi jalan menuju lokasi kegiatan memang sedikit menanjak dan sedikit rusak. Namun saat ini pihaknya sudah memperbaiki jalur tersebut dengan baik.

"Kalau jalan pulang nanti kondisinya tidak ada jalur yang menanjak. Tapi jalan masuk ke lokasi ada beberapa jalan tanjakan tapi tidak begitu ekstrem. Untuk kondisi jalannya sudah 90 persen bagus dan siap dipakai jalur peserta," tegas orang nomor satu di Pemkab Malang itu.

Tak hanya itu saja, acara ini juga ada dinas pendukung seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas UMKM dan Koperasi untuk mengisi stand-stand promosi wisata dan pusat oleh-oleh kuliner khas Malang.

"Nanti di sana ada keripik nangka, salak, pisang dan buah tangan lainnya. Insya Allah kami berharap bisa menjadi tuan rumah yang baik dan memberi kesan bagus kepada peserta KPN," jelasnya.

Disamping itu, Rendra Kresna juga mempersilahkan kepada para peserta untuk refreshing dan menikmati beragam destinasi wisata yang ada di Kabupaten Malang.

"Kami berharap acara pembukaan KPN 2018 nanti bisa dihadiri Presiden RI, Joko Widodo," ujarnya.

Pewarta : imam syafii
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top