Tim Penilai Lomba IVA Test Kanker Serviks Tingkat Nasional Kunjungi Kabupaten Blitar

Bupati Blitar, Kepala Dinas Kesehatan dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Blitar mendampingi tim penilai di Kecamatan Selorejo.(Foto : Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)
Bupati Blitar, Kepala Dinas Kesehatan dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Blitar mendampingi tim penilai di Kecamatan Selorejo.(Foto : Aunur Rofiq/ BlitarTIMES)

JATIMTIMES, BLITAR – Pemerintah Kabupaten Blitar menerima kunjungan Tim Penilai Lomba Inpeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test Tingkat Nasional, Jumat (31/8/2018). Kunjungan mereka diterima oleh Bupati Blitar, Rijanto didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Kuspardani.

Kunjungan tersebut juga dihadiri Tim Penggerak PKK Kabupaten Blitar dan SKPD terkait. Bupati Blitar, Rijanto mengatakan keikutsertaan Kabupaten Blitar dalam Penilaian IVA Test Tingkat Nasional mewakili Jawa Timur merupakan hasil kerja keras Pemerintah Daerah bersama TP PKK Kabupaten Blitar dan masyarakat dalam mencegah kanker serviks.

Dalam sambutannya, Rijanto menyampaikan kanker serviks merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Oleh sebab itu pemerintah daerah senantiasa menunjukkan perhatian serius terhadap pembangunan tingkat desa. Mengingat desa merupakan penyelenggara pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“IVA Test ini program pemerintah yang sangat strategis untuk memeriksa kanker rahim yang sangat ganas. Leading sectornya PKK bersama Dinas Kesehatan. Dengan melaksanakan kegiatan ini dengan baik maka seluruh masyarakat kita akan terbebas dari kanker serviks,” ucap Rijanto.

Lanjut bupati memberikan apresiasi kepada Kecamatan Selorejo khususnya Desa Ampelgading yang sukses menjadi wakil Jawa Timur dalam penilaian IVA Test Tingkat Nasional.

“Keberhasilan yang diraih Kecamatan Selorejo dan Desa Ampelgading merupakan wujud keberhasilan pemerintah desa beserta warga masyarakat dalam meningkatkan seluruh aspek kehidupan bermasyarakat dan pembangunan desa dan pra sarana baik sarana desa, pendidikan dan kesehatan. Serta peningkatan kualitas ekonomi desa karena peran PKK nya sangat luar bisa,” kata Bupati.

Tim penilai Lomba IVA Test tingkat nasional, mulai melakukan penilaian di Kantor Kecamatan Selorejo, Puskesmas dan Desa Ampelgading yang memiliki Kampung IVA. Saat melakukan penilaian, tim ini melakukan tanya jawab dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Blitar dan penggerak PKK. Tim penilai nenanyakan mulai dari sistem anggaran, dukungan pemerintah daerah (Pemda) dalam lomba IVA Test dan sebagainya.

Bupati Blitar optimis Kabupaten Blitar akan meraih predikat juara Lomba IVA Test Tingkat Nasional. Beberapa indikator yang membuat Rijanto optimis adalah kesuksesan Desa Ampelgading menjadi juara Kampung IVA tingkat Provinsi Jawa Timur. Desa Ampelgading sukses menggerakkan warga usia 30 hingga 50 tahun untuk mengikuti program IVA Test.

Selain itu, Desa Ampelgading juga sukses menjalankan program IVA Test yang inovatif. Sehingga masyarakat setempat tergerak untuk mengikuti program  ini. Adapun program-program IVA yang telah berjalan diantaranya Kampung IVA (Kawasan Masyarakat Pendukung IVA), Mbak Iva Cantik (Mari Bersama Periksa IVA Untuk Cegah Kanker Serviks), Masgemantik (Masyarakat Gemar Menanam Tanaman Anti Kanker Serviks), Kebab Semanding (Kelompok Bapak Peduli Kesehatan Masyarakat Ampelgading).

“Program-program itu bisa berjalan dengan baik karena gotong royong. Kebersamaan dan gotong royong telah mewarnai kegiatan ini. Semua pihak mulai dari PKK dan tokoh masyarakat dilibatkan untuk menyukseskan program-program IVA. Sehingga saya yakin Kabupaten Blitar mampu berprestasi dalam lomba ini,” tegasnya.

Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Selorejo, Lilik Rully, menyampaikan program-program IVA Test di Kecamatan Selorejo berjalan baik. Beberapa kegiatan yang dilaksanakan diantaranya penandatanganan komitmen pelaksanaan deteksi dini kanker serviks Kecamatan Selorejo bersama Dinas Kesehatan dan 10 desa di Kecamatan Selorejo. Serta pptimalisasei sosialisasi IVA Test melalui Pokja I hingga Pokja IV.

Selama ini PKK Kecamatan Selorejo bersama Dinas Kesehatan rajin turun ke desa-desa untuk melakukan pemeriksaan IVA di setiap desa. Hasilnya grafik cakupan IVA per desa di 10 desa se Kecamatan Selorejo sangat baik. Prosentase cakupan IVA di Kecamatan Selorejo ini sebesar 81,11%.

"Keberhasilan ini berkat dukungan Bapak Bupati selaku Pembina PKK tingkat kabupaten. Juga dari pembinaan ibu-ibu pengurus kabupaten. Serta pembinaan Bapak Camat, serta dukungan dari kepala desa dari 10 desa. Dari seluruh desa, Desa Ampelgading adalah yang terbaik karena sudah membentuk Kampung IVA,” paparnya.

Sementara Ketua Tim Penilai, Amanulah, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Kecamatan Selorejo yang sukses melaksanakan program-program IVA Test nya. Dia juga menyampaikan lomba ini digelar dalam rangka peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK mencerminkan kesatuan gotong royong yang telah menjadi budaya masyarakat Indonesia sejak dulu.

“Lomba ini selain memotivasi dan melahirkan inovasi pencegahan juga diharapkan membawa manfaat bagi masyarakat. Secara berkesinambungan, masyarakat khususnya kaum wanita akan paham pentingnya pemeriksaan IVA Test sebagai deteksi dini pencegahan kanker serviks," katanya.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top