Hanya Rp 200 Juta, Hutan Kota Kepanjen Siap Jadi Ruang Rekreasi Edukasi

Hutan kota Metro Kepanjen direncanakan akan dijadikan tempat rekreasi edukasi anak-anak di tahun depan (foto: Nana/ MalangTIMES)
Hutan kota Metro Kepanjen direncanakan akan dijadikan tempat rekreasi edukasi anak-anak di tahun depan (foto: Nana/ MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Keberadaan hutan kota di Kepanjen, tepatnya di wilayah Metro, Talangagung, direncanakan akan disulap menjadi ruang rekreasi edukasi bagi anak-anak. Rencana tersebut akan mulai dilaksanakan di tahun 2019 mendatang.

Make-over hutan kota Kepanjen yang saat ini masih sebagai ruang hijau, akan memberikan multi fungsi bagi keberadaannya, apabila rencana tersebut terealisasi. 

Rencana tersebut, menurut beberapa pihak terkait, memang telah dibicarakan di tahun ini. Seperti Dinas Perhubungan (Dishub) maupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Malang.

Hafi Lutfi Kepala Dishub Kabupaten Malang membenarkan adanya rencana make-over hutan kota Kepanjen tersebut. Menurut Lutfi, nantinya keberadaan hutan kota Kepanjen akan dibangun jogging-track untuk jalannya. Dimana, di sepanjang jogging-track tersebut akan dipasang juga berbagai rambu-rambu lalu lintas.

“Jadi sisi edukasinya agar anak-anak yang datang ke sana, lebih familiar dengan rambu jalan. Selain tentunya nanti ada semacam playground di kawasan hutan kota,” kata Lutfi kepada MalangTIMES, Rabu (12/9/2018).

Lutfi melanjutkan, leading sector dari make-over hutan kota Kepanjen ada di Dinas LH Kabupaten Malang. “Kita hanya diminta bantu untuk edukasi anak-anak yang nanti disasar sebagai pengunjungnya. Tentunya sesuai dengan tupoksi kami,” ujarnya yang juga menyampaikan, dirinya juga sedang menganalisis keberadaan hutan kota yang terletak di belakang kantor dinasnya.

“Kita rencananya juga akan memaksimalkan hutan kota di belakang kantor kita. Jadi kalau yang di Kepanjen lebih dulu dilakukan, sebagai bagian dari rencana kita yang sudah lama ini,” imbuh Lutfi.

Di kesempatan berbeda pihak DLH Kabupaten Malang melalui Budi Ismoyo menyatakan, bahwa memang akan ada penambahan fasilitas di hutan kota Kepanjen. Pihaknya berharap huutan kota Kepanjen tidak hanya sebagai ruang hijau atau hutan lindung saja, tapi juga bisa bermanfaat bagi masyarakat. Khususnya bagi anak-anak PAUD atau pun TK untuk ruang rekreasi dan edukasi mereka.

“Jadi ada pembangunan jogging-tracki, wahana belajar serta hal lainnya nanti di sana. Ini agar hutan kota juga bisa jadi ruang rekreasi dan edukasi masyarakat sekitar,” ucap Budi yang juga menyatakan untuk make-over tersebut anggaran yang dibutuhkan hanya sekitar Rp 200 juta.

Hutan kota Kepanjen selain sebagai hutan lindung juga kerap menjadi bagian yang dijadikan penilaian dari pemerintah pusat setiap kali ada lomba adipura. Dengan kondisi tersebut, tentunya rencana make-over hutan kota perlu juga adanya rencana dalam tata kelola persampahannya nanti setelah menjadi ruang rekreasi dan edukasi.

Di kesempatan berbeda, Direktur Umum PD Jasa Yasa Kabupaten Malang Ahmad Faiz Wildan sebagai pengelola wisata kolam renang Metro yang letaknya bersandingan dengan hutan kota Kepanjen, menyatakan, pihaknya belum mengetahui adanya rencana tersebut. Tapi, dirinya tentu sangat apresiatif atas rencana tersebut.

“Kita belum mengetahuinya, tapi kalau ada rencana itu akan semakin baik. Pemandian Metro dan hutan kota akan menjadi satu kesatuan yang melengkapi bagi masyarakat yang akan berekreasi di sini,” ucap Wildan.

Pewarta : Dede Nana
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top