Masalah Besar Arema FC Ada di Konsentrasi

Pelatih kepala Arema FC Milan Petrovic (Hendra Saputra)
Pelatih kepala Arema FC Milan Petrovic (Hendra Saputra)

JATIMTIMES, MALANG – Arema FC tumbang dengan skor 2-0 kalah menghadapi tuan rumah Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2018 pekan ke 21 kemarin sore. Tampil di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, dua gol Persib diciptakan Atep menit 43 dan Bojan Malisic menit 62.

Melihat jalannya pertandingan, sebenarnya Arema FC mampu menekan Persib pada babak pertama. Serangan demi serangan cukup menyulitkan pertahanan tim lawan yang dinakhodai dua centre back Bojan Malisic dan Victor Igbonefo. 

Dedik Setiawan yang bermain sebagai target man cukup menyulitkan bek lawan karena menang dalam sprint. Bahkan, Bojan Malisic sampai terpancing emosinya kepada striker Arema FC yang baru saja memulai debut bersama Timnas Indonesia melawan Mauritius itu. 

Atmosfer pertandingan yang tinggi dan tuntutan menang dari Bobotoh membuat Persib cukup terbebani pada babak pertama. Tetapi, kejelian pelatih Mario Gomez dalam menerapkan strategi mampu merobek keperawanan gawang Arema FC. 

Dengan mengganti Agung Mulyadi dan memasukkan Atep menjelang akhir babak pertama, akhirnya Persib leading satu gol setelah tendangan Atep gagal diblok oleh pemain belakang Arema FC maupun kiper. 

Kejadian terulang di babak kedua melalui set piece tendangan pojok. Para pemain Arema FC gagal melihat pergerakan tanpa bola yang dilakukan oleh Bojan Malisic dan berbuah gol menit 62.

Arsitek Arema Milan Petrovic harus mengakui keunggulan Persib. "Pertandingan luar biasa. Di babak pertama kami bermain bagus. Tapi babak kedua permainan sangat berbeda," ujarnya. 

Bahkan ia sempat heran mengapa pemainnya tidak bisa melihat pergerakan pemain yang sedang tidak membawa bola. Padahal itu yang sangat membahayakan gawang. 

"Saya tidak tahu pasti kenapa permainan tim menurun di babak kedua. Mungkin mereka ada beban yang dipikirkan karena pemain seperti kehilangan konsentrasi," sambungnya. 

Lebih lanjut, Milan menyebut kekalahan kemarin tidak akan terjadi jika timnya mampu menyamakan kedudukan. Kalau Arema bisa mencetak gol setelah gol pertama Persib, situasi pertandingan akan sangat berbeda untuk kedua tim. 

"Jika kami menyamakan kedudukan, kedua tim akan berbeda permainannya. Mungkin kami masih bisa bermain seperti babak pertama. Tapi kami akan menganalisa kesalahan tersebut," pungkasnya. (*)

Pewarta : Hendra Saputra
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top