Panwascam Peterongan Dalami Pelanggaran Pemilu di Acara PGRI Jombang

Munir, anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Desa Kebontemu, saat menunjukkan APK yang disita oleh Panwascam Peterongan di acara pembinaan anggota PGRI Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)
Munir, anggota Panitia Pengawas Lapangan (PPL) Desa Kebontemu, saat menunjukkan APK yang disita oleh Panwascam Peterongan di acara pembinaan anggota PGRI Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTIMES)

JATIMTIMES, JOMBANG – Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Peterongan akan mendalami adanya dugaan pelanggaran pemilihan umum (pemilu) yang terjadi pada acara pembinaan anggota PGRI Pengurus Cabang Jombang di SDN kebontemu, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Jumat (14/9). Ketua Panwascam Peterongan Abd. Adim (42) menegaskan, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait adanya kegiatan kampanye pencalonan legislatif DPR-RI dari Partai Demokrat atas nama Dr H Rasiyo MSi dengan nomor urut 4.

"Sementara kami rembuk dulu di Panwascam. Kemudian, mungkin nanti ada arahan apa. Sekiranya nanti bisa dilanjutkan maka akan kami lanjutkan," ucap dia saat diwawancarai. Panwascam Peterongan telah menemukan kegiatan kampanye di SDN Kebontemu. Modusnya melakukan pembagian alat peraga kampanye (APK) kepada para peserta pembinaan anggota PGRI Jombang. Rasiyo sendiri adalah mantan kepala Dinas Pendidikan Pemprov Jatim. "Saya menemukan APK. Itu yang menurut saya pelanggaran.

Jadi ada tiga ruangan. Di ruangan kedua dan ketiga itu yang kamj temukan APK tersebut," jelasnya. Lebih lanjut, Adim juga mengatakan bahwa pihak Panwascam Peterongan sempat meminta keterangan dari ketua panitia acara mengenai adanya pelanggaran pemilu di acara pembinaan anggota PGRI di SDN Kebontemu. Dari keterangan yang diperoleh Panwascam Peterongan, ketua panitia acara mengaku tidak mengetahui adanya APK yang beredar di acara pembinaan anggota PGRI itu.

"Tadi ketika saya konfirmasi ke ketua panitianya. Dia itu justru mengatakan tidak tahu soal APK" jelas Adim. Atas peristiwa tersebut, ketua Panwascam Peterongan seketika itu langsung memberhentikan kegiatan pembinaan anggota PGRI Jombang. "Kami semua dari Panwas Kecamatan Peterongan langsung melakukan penindakan dengan secepatnya kegiatan itu cepat diselesaikan karena memang terbukti ada APK yang berjalan di kegiatan tersebut," pungkas Adim. Sementara, saat sejumlah wartawan ingin mengkonfirmasi ke kantor PGRI Pengurus Cabang Kabupaten Jombang di Jl Cak Durasim No 6, Kelurahan Kepanjen, Kecamatan/Kabupaten Jombang, ketua PGRI Jombang tidak berada di lokasi. Kantor dalam kondisi tertutup dan terkunci.(*)

Pewarta : Adi Rosul
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Jombang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top