DPT Pemilu 2019 di Kota Blitar Menyusut, Ini Penyebabnya

Ilustrasi
Ilustrasi

JATIMTIMES, BLITAR – Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Blitar pada Pemilu 2019 dipastikan mengalami penyusutan. Sebelumnya, pada Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) sebanyak 111.911 pemilih, kini berkurang menjadi 111.903 pemilih.

Komisioner KPU Kota Blitar Divisi Perencanaan dan Data Choirul Umam, mengatakan pengurangan itu terjadi setelah ada perbaikan kembali dan ditetapkan menjadi DPT pada Rabu (12/9) lalu. Menyusutnya jumlah daftar pemilih itu karena ada pemilih yang tidak memenuhi syarat.

Penyusutan DPT tersebut juga setelah ditemukan adanya data pemilih yang ganda oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Blitar. “Setelah kami cek bersama bawaslu ada sebanyak delapan DPT yang ganda,” ucap Choirul Umam.

Dia menambahkan, DPT ganda itu memang karena ada kesamaan pada data identitas pemilih. KPU kemudian melakukan lagi perbaikan lagi dan memutakhirkan data DPT, “Kami melakukan pencermatan bersama ternyata ada data pemilih ganda. Itu kami masukkan dalam pemilih TMS. Sehingga jumlah DPT menjadi 111.903,” jelasnya.

Berdasarkan jumlah tersebut, porsi pemilih perempuan jumlahnya lebih besar. Perinciannya 57.347 pemilih perempuan dan pemilih laki-laki sebanyak 54.556. Jumlah DPT tersebut sudah final. Artinya sudah tidak bisa berubah lagi. Namun, apabila ada pemilih yang meninggal dunia maka akan dilakukan penandaan. Penandaan itu diperuntukkan kepada pemilih yang sudah TMS lagi. Entah itu meninggal dunia atau berpindah domisili di luar daerah.

“Kami tidak bisa mengubah lagi DPT. Namun hanya menandai saja. Sebab ijumlah DPT itu berhubungan langsung dengan kebutuhan logistik,” katanya.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top