Target ORI Difteri Pemkot Blitar Tidak Tercapai, Dinkes Kuak Penyebabnya

Ilustrasi.(Foto : Seruji)
Ilustrasi.(Foto : Seruji)

JATIMTIMES, BLITAR – Pemberian imunisai difteri kepada anak usia 1 sampai 19 tahun oleh Dinas Kesehatan Kota Blitar belum mencapai target yang ditentukan. Pelaksanaan imunisasi difteri kali ini merupakan tahap kedua, yang sebelumnya tahap pertama telah dilaksanakan mulai bulan Maret hingga Mei.

"Cakupan (prosentase orang yang sudah diberikan imunisasi difteri) sekarang 83% dari target yang harusnya di atas 90%," ucap Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Pemkot Blitar, Harni Setijorini, Jumat (14/09/2018) pagi.

Pada fase kedua ini, kata dia, jumlah orang yang harus diberikan imunisasi difteri sebanyak 59.789 orang untuk usia 1 s/d 19 tahun. Sementara ini pihaknya telah melaksanakan pemberian imunisasi difteri sejak Juli lalu. Hanya saja, terkini pihaknya belum mampu menyelesaikan pemberian imunisasi, padahal pertengahan bulan ini jadwal pemberian imunisasi difteri fase kedua harus tuntas. Permasalahan muncul lantaran berbagai hal.

"Karena ada beberapa anak yang sakit, yang praktik keluar daerah, jadi kendalanya ada di sana. Sesuai kesepakatan puskesmas dan sekolah setempat, mereka ini yang belum diberikan imunisasi akan dijadwalkan ulang pemberian imunisasi," jelasnya.

Merespon persoalan itu, sambung dia, pihaknya akan mengoptimalkan komunikasi dengan pihak sekolah, rumah sakit negeri maupun swasta dan petugas setiap puskesmas tingkat kecamatan, untuk membantu suksesi pelaksanaan imunisasi difteri.

"Kita akan mengoptimalkan komunikasi dengan sekolahan, rumah sakit swasta maupun negeri dan petugas di puskesmas. Kita juga akan dibantu 35 orang petugas dari seluruh rumah sakit di Kota Blitar plus dari petugas puskesmas," imbuhnya.

Selain itu, Harni juga menyampaikan bahayanya ketika mereka yang wajib diberikan imunisasi difteri tidak diberikan, dampak negatif yang akan dirasakan adalah akan sangat mudah terkena atau tertular berbagai penyakit. Untuk itu, pihaknya berkomitmen bisa memenuhi pemberian imunisasi difteri kepada mereka yang diwajibkan.

"Karena sistem kekebalan tubuh (antibody) nya akan lemah sekali kalau tidak diimunisasi. Dampaknya sangat mudah terkena berbagai macam penyakit," tuntasnya.

Pewarta : Aunur Rofiq
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Blitar TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top