3 Bacaleg Mundur, 2 Lagi Terancam Dicoret KPU

komisioner KPU, Agus Safe
komisioner KPU, Agus Safe'i (foto: Joko Pramono/ TulungagungTIMES)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Di tengah proses penetapan bakal calon legislatif (bacaleg) sebagai daftar caleg sementara (DCS) peserta pemilihan legislatif pada 2019 mendatang, 3 bacaleg mengundurkan diri dari pertarungan memperebutkan kursi legislator Tulungagung. Sedang 2 bacaleg lainnya yang dilaporkan oleh masyarakat menunggu rekomendasi KPU dalam Pleno mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Komisioner Komisi Pemiliha Umum (KPU) Tulungagung Bidang Hukum, Agus Safe’i siang tadi, Jum’at (14/9).

“Dari DCS ada 3 bacaleg yang mengundurkan diri,” kata pria berkacamata itu.

Ke 3 bacaleg itu berasal dari partai yang berbeda dan dari daerah pemilihan yang berbeda. Dari salah satu bacaleg itu, satu diantaranya bacaleg perempuan dari Partai Bulan Bintang (PBB). Sedang ke 2 bacaleg lainya dari Partai Golkar dan PBB.

“Dari Partai Golkar Siswo Andono, dari PBB Devi Pratiwi Nus Saidah dan Ariful Yunus Prasetyo,” ungkap Agus.

Belum diketahui secara pasti alasan pengunduran diri ke 3 bacaleg itu. Namun dirinya menduga alasan pengunduran itu lantaran mereka masih mempunyai pekerjaan lainya.

“Mungkin ada pekerjan yang lain,” katanya singkat.

Saat ditanyakan tentang pengunduran bacaleg dan pengaruhnya terhadap keterwakilan perempuan sebesar 30% dan pencalonan bacaleg yang lain, pihaknya akan menyurati partai politik agar segera melakukan pergantian.

“Kita beri pemberitahuan bisa melakukan penggantian, tapi kalau tidak mempengaruhi berarti masih bisa (tidak perlu melakukan penggantian),” katanya pada awak media.

Pengajuan penggantian sendiri bisa dilakukan oleh partai politik sampai tanggal 20 September mendatang.

Sedangkan untuk 2 caleg yang mendapatkan aduan dari masyarakat, Riyanah dan Imam Suyadi, pihak KPU sudah melakukan klarifikasi terhadapa keduanya dan partai tempat mereka bernaung. Pihak parati politik tidak merekomendsikan keduanya untuk mengganti mereka.

“Dari partai politik sudah memberikan jawaban tertulis kepada KPU, mereka tetap mempertahankan kadernya yang dilaporkan oleh masyarakat,” katanya laebih lanjut.

Menanggapi tanggapan daripartai politik itu, pihaknya akan melakuan pleno guna membahas nasib ke dua bacaleg itu, akankah ditetapkan sebagai bacaleg atau dicoret pencalonannya.

“Dari KPU akan kita plenokan pada 20 September dan akan kita umumkan pada 21 September di media massa,” tandas Agus Safe’i.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top