BI Kediri Gelar kampanye GPN untuk cegah Skimming

Beny Wicaksono kepala sistem pembayaran Bank Indonesia Kediri saat menggelar press rilis di kantor BI Kediri. (eko Arif s/JatimTimes)
Beny Wicaksono kepala sistem pembayaran Bank Indonesia Kediri saat menggelar press rilis di kantor BI Kediri. (eko Arif s/JatimTimes)

JATIMTIMES, KEDIRI – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kediri siap menggelar Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada Minggu (16/9/2018). Langkah ini, diyakini bisa mencegah tindak kejahatan skimming yang beberapa waktu lalu sempat merugikan banyak korban di Kediri dan sekitarnya.

Kejahatan simming merupakan upaya menggandakan identitas nasabah kemudian dipakai untuk menarik dana di nomor rekening. 

"Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) ini merupakan suatu sistem yang mengintegrasikan berbagai instrumen dan kanal pembayaran secara nasional," kata Kepala Sistem Pembayaran Bank Indonesia Kediri, Beny Wicaksono, saat menggelar press release Kampanye GPN, di Kantor BI Kediri, Jumat (14/9/2018) sore. 

Menurut Beny, kampanye GPN ini akan dilanjutkan dengan pekan penukaran kartu pada tanggal 17-21 September 2018 di kantor cabang bank. Kemudian, diterapkan pula pada tanggal 18-19 September di halaman Kantor Pemerintah Kota Kediri.

"Selain itu, pada tanggal 20-21 September 2018 juga terlaksana di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri," katanya.

Sedangkan untuk penukaran kartu, masyarakat tidak akan dikenakan biaya apa pun. Namun, mereka cukup membawa kartu tanda penduduk (KTP) dan juga kartu ATM masing-masing.

"Penukaran kartu ini, untuk sementara berlaku bagi autodebet di ATM dan di merchant autodebet tertentu. Sementara, untuk e-Tol dan e-Money belum bisa," ujarnya. 

Terkait pekan penukaran kartu berlogo GPN, tambah dia, merupakan tindak lanjut acara peluncuran bersama kartu berlogo GPN di Jakarta pada 3 Mei lalu. Dengan tema kampanye "GPN Pemersatu Transaksi Pembayaran Nasional".

"Kami berharap, dengan menggunakan kartu berlogo GPN diharapkan masyarakat mendapatkan kemudahan dalam bertransaksi pembayaran pada seluruh kanal pembayaran (EDC) yang saling terkoneksi. Dengan demikian, bakal meningkatkan efisiensi waktu dan biaya," tandasnya. 

Sementara itu Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia Kediri, Nasrullah, mengungkapkan, dengan GPN ini maka keamanan data lebih terjaga. Hal ini karena proses dilakukan di dalam negeri melalui jaringan ATM bersama, Prima, Alto, dan Link.

"Masyarakat dapat menikmati biaya administrasi yang lebih murah. Lantaran, seluruh prosesnya dilakukan di Tanah Air dengan biaya transaksi lebih rendah, dan bank tidak dikenakan biaya lisensi logo," katanya.

Sebagai informasi, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kediri bersama kalangan perbankan se wilayah eks-Karesidenan Kediri dan Madiun, akan mengadakan Kampanye Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) pada hari Minggu mendatang (16/9/2018). Agenda yang digelar di halaman Kantor Bank Indonesia Kediri ini, diisi dengan kegiatan jalan santai yang diikuti pimpinan dan karyawan perbankan setempat.

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top