UM dan UB Gratiskan Biaya Kuliah 10 Mahasiswa Korban Gempa dan Tsunami Palu

Ilustrasi foto suasana perkuliahan mahasiswa
Ilustrasi foto suasana perkuliahan mahasiswa

JATIMTIMES, MALANG – Sejumlah 10 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad) korban bencana gempa dan tsunami di Palu mengikuti program Sit In di Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Brawijaya (UB).

Program tersebut merupakan program perkuliahan gratis dengan pemilihan program studi bebas sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Untuk diketahui, mahasiswa korban bencana Palu yang kuliah di UB sebanyak 6, sedangkan 4 mahasiswa lain di UM. 

Kepala Bagian Humas dan Kearsipan Universitas Brawijaya Malang Kotok Gurito menyatakan bahwa dalam menempuh pembelajaran, kedua kampus tersebut tidak memberi batasan waktu hingga kondisi Untad Palu benar-benar pulih pasca bencana.

"Untuk sementara kami hanya memberikan bantuan dalam bentuk perkuliahan, sedangkan untuk penilaian akhir semester ataupun ujian akhir semester kami serahkan pada Untad sebagai perguruan tinggi pengirim," terangnya.

Kotok menegaskan, selama menempuh proses pembelajaran di UB, mahasiswa korban bencana tersebut tidak dipungut biaya alias gratis. Sedangkan terkait biaya hidup ataupun pemondokan masih dilaporkan ke Kemenristekdikti.

"Selain ada yang tinggal bersama keluarganya, mahasiswa sit in juga ada yang tinggal di asrama mahasiswa Palu yang ada di Malang," ujar Kotok.

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top