Ribut Gara-Gara Pakan Ternak, Kakek-Kakek Ini Duel di Sawah

Korban Tohir saat ditemui dirumahnya. (eko Arif s /JatimTimes)
Korban Tohir saat ditemui dirumahnya. (eko Arif s /JatimTimes)

JATIMTIMES, KEDIRI – Malang betul nasib yang dialami Tohir (78) warga Dusun Mojo Duwur Desa Pohsarang Kecamatan Semen Kabupaten Kediri. Dia harus merasakan sakit pada bagian tangan sebelah kanannya akibat dianiaya oleh Ngali (80) warga Dusun Mojo Duwur Desa Pohsarang Kecamatan Semen Kabupaten Kediri,saat hendak mencari pakan hewan ternaknya.

Menurut pengakuan korban,saat itu dia sedang mencari pakan ternak yaitu tebon (limbah pohon jagung habis panen) di lahan persawahan bengkok milik Kepala Desa Pohsarang pada Rabu (11/10) tepatnya pukul 08.00 WIB. Saat sedang mencari pakan ternak itu, tiba-tiba saja dia ditikam dari belakang oleh saudara Ngali. Pria yang menikam dirinya adalah mertua dari Kepala Desa Pohsarang.

"Saya tidak tahu penyebabnya kenapa Ngali tiba-tiba melakukan penikaman terhadap saya. Dan ia terus memukuli saya baik kepala hingga tangan diincarnya dengan menggunakan gagang clurit (gagang kayu pegangan clurit) ," ungkapnya saat ditemui dirumahnya, Kamis (11/10/18).

.Tak terima dengan kejadian buruk yang dialami, Tohir akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Semen. 

Kanit Reskrim Polsek Semen Abdul Hanif mengatakan, bahwa kejadian itu akibat kesalah pahaman di antara kedua belah pihak. "Awal mula kejadian tersebut terjadi saat Tohir (korban) hendak mencari pakan ternak ke lahan tanah bengkok milik Kepala Desa Pohsarang. Sebelumnya, memang Tohir sudah izin kepada Kepala Desa untuk mencari pakan ternak disana dan diperbolehkan. Namun izin tersebut ternyata tidak berlaku bagi Ngali yang memang notabene adalah mertua dari menantu Kepala Desa itu. Karena itu Ngali berbuat seperti itu," terang Kanit Reskrim.

Lebih lanjut Kanit Reskrim juga menjelaskan, bahwa kejadian tersebut tidak terjadi pada kali ini saja, melainkan sudah kedua kalinya. "Dua tahun lalu sempat terjadi kasus serupa, namun kedua belah pihak dapat dimediasi. Sedangkan untuk kali ini kami sebagai pihak kepolisian masih baru akan memanggil kedua belah pihak untuk dilakukan mediasi kembali,"tandas Kanit Reskrim.

Diketahui atas penganiayaan tersebut membuat Tohir mengalami pembengkakan pada tangan pada bagian sebelah kanannya, dan ia sempat melakukan visum di Rumah Sakit Bhayangkara. Namun untuk hasil visum sendiri masih belum keluar dari pihak rumah sakit.

Pewarta : Eko Arif Setiono
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Kediri TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top