Inilah Para Juara pada Event Batu Street Food Festival 2018

Dewan juri saat proses penilaian lomba memasak di halaman Balai Kota Among Tani, Minggu (21/10/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Dewan juri saat proses penilaian lomba memasak di halaman Balai Kota Among Tani, Minggu (21/10/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

JATIMTIMES, BATU – Batu Street Food Festival 2018 berlangsung dengan sukses selama dua hari yakni pada Sabtu (20/10/2018) dan Minggu (21/10/2018).

Ada dua perlombaan yang berlangsung pada event kali ini yakni lomba memasak diraih oleh Savana Hotel & Convention Kota Malang dan lomba both oleh Selecta Hotel.

Sementara peraih juara stan adalah Juara I oleh Selecta Hotel Kota Batu dengan dekorasi both mengangkat tema tempo dulu.

Aksesoris yang digunakan adalah anyaman bambu atau gedek bambu, dan depannya berjajar rapi layaknya menjemur jagung dan padi.

Juara II didapatkan oleh Amarta Hills Kota Batu dengan mengangkat gubuk,  lengkap bertembok anyaman bambu serta ornamen-ornamennya.Juara III Hotel Savana Hotel & Convention Kota Malang.

Sedangkan Juara I Cook Comoetition adalah Savana Hotel & Convention Kota Malang dengan menu Steak Apel Batu.

 Juara II Golden Tulip Holand Resort Batu dengan menu Prawn Oat Meal dan Juara III The Singhasari Resort dengan menu Pan Seared Salmon with Apel Dabu-Dabu.

Akhir acara ini ditutup dengan cook competition. Semua peserta menyajikan berbagai hidangan berbahan dasar buah apel dengan kreasinya masing-masing yang mampu memukau para pengunjung dan dewan juri.

Total ada 16 peserta yang mengikuti lomba tersebut terdiri dari hotel dan SMK se Malang Raya.

Para peserta itu ditantang mengolah buah apel dengan waktu hanya 30 menit di halaman Balai Kota Among Tani, Minggu (21/10/2018).

Tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi seorang chef atau koki untuk menciptakan masakan yang berkualitas.

“Peserta yang ikut dalam cook competition BSFF 2018 sangat luar biasa. Mereka mampu berkreasi, memplating makanan secantik mungkin dengan salah satu bahan baku buah apel,” dewan juri Cook Competion, Pamungkasa Suparmo.

Untuk kriteria penilaiannya yakni ketepatan persiapan, kebersihan, kreativitas dan presentasi.

“Rasa dan tekstur sudah sangat baik. Sehingga nilai yang didapatkan antara Juara I, II, dan III ini terpaut sedikit," imbuhnya.

Sedangkan yang berpartisipasi dari BSFF 2018 ada 33 hote, 3 restoran, dan 3 SMK se Malang Raya.

Seluruh stand menyuguhkan masakan khas Indoensia dan mendekor stan mereka dengan tema ‘Desa Berdaya Kota Berjaya’.

“Ya mereka berkompetisi menyuguhkan dekorasi khas pedesaan di Pulau Jawa ini,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono.

Event tahunan yang digelar bersama Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu dan Indonesian Chef Association (ICA) Malang Raya ini untuk mengenalkan dan melestarikan hidangan masakan Indonesia kepada masyarakat.

“Juga upaya mencuri perhatian wisatawan untuk datang ke Kota Batu. Sekaligus mengenalkan bahwa setiap tahun Kota Batu memiliki agenda bagi pecinta kuliner,” imbuhnya.

Suksesnya acara ini juga dilihat dari hadirnya pengunjung yang mencapai ribuan. Bahkan masing-masing hotel terlihat kuwalahan melayani pengunjung, hingga harus menambah pasokan bahan dari target awal.

 

 

Pewarta : Irsya Richa
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Batu TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top