Tak Kunjung Hujan, Komunitas Icethe Bagi-Bagi Air Bersih ke Warga

Warga antre dengan wadah seadanya untuk mendapatkan bantuan air bersih / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Warga antre dengan wadah seadanya untuk mendapatkan bantuan air bersih / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Ada yang lain dengan bakti sosial (baksos) yang dilakukan komunitas Facebook Info Cah Tulungagung (I-CeThe) kali ini. Jika sebelumnya Icethe selalu baksos memberikan sumbangan sembako, kali ini komunitas tersebut merespon kekeringan yang terjadi di sebagian daerah di selatan wilayah Kabupaten Tulungagung 
"Kita merespon kekeringan yang terjadi dengan memberikan bantuan berupa air yang sangat dibutuhkan warga," kata Sukiman salah satu korwil Campurdarat.

Sedikitnya tiga armada tangki berisi air bersih didatangkan untuk masuk ke wilayah desa dusun Tumpuk, dusun Dawung dan Belik desa Besuki. 

Kedatangan bantuan air bersih itupun disambut sukacita warga sekitar. Bahkan tak jarang warga minta didahulukan untuk mendapatka air. "Tolong saya didahulukan, wadah saya kecil jadi takut tak dapat bagian," kata Supranti warga dusun Tumpuk.

Dia mengaku, sekarang ini sangat kesulitan air bersih. Jika tak ada bantuan, Supranti mencari air dari daerah Belik yang jaraknya lumayan jauh. "Malah sekarang airnya buthek (kotor), jadi sangat senang dapat dibantu seperti ini," kata Supranti.

Puluhan warga tampak antre membawa berbagai macam tempat air, mulai dari jurigen, timba, kaleng hingga alat dapur. 

Kegiatan yang dimulai dari siang hingga sore hari itu juga sebagai silaturahmi antara sesama anggota komunitas dan warga yang sedang membutuhkan bantuan air bersih selama kemarau panjang. 

Aksi yang dilakukan itu juga karena kekeringan semakin meluas. Berdasarkan data yang dikeluarkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulungagung setidaknya ada 6 kecamatan yang terimbas dengan kekeringan tahun ini. Ke 6 kecamatan itu ialah, Kecamatan Besuki, Tanggung Gunung, Pucanglaban, Rejotangan, Kalidawir dan Kauman.

Keadaan ini sama dengan kekeringan seperti tahun sebelumnya dan menjadi langganan hampir tiap musim kemarau. 

 

Pewarta : Anang Basso
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top