Seni Menghias Kopi dengan Metode Ini Jauh Lebih Instagramable, Sangat Menarik

Seorang barista menghias kopi dalam Battle Latte Art for Newbie Barista di Kepo Gelato & Cafe. (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)
Seorang barista menghias kopi dalam Battle Latte Art for Newbie Barista di Kepo Gelato & Cafe. (foto: Imarotul Izzah/Malang Times)

JATIMTIMES, MALANG – Saat ini, bisnis kafe sudah merajalela di berbagai sudut di Kota Malang. 

Hal ini juga disebabkan dari kecenderungan anak muda yang menjadikan kafe sebagai tempat tongkrongannya. 

Berbagai kedai kopi pun berlomba untuk menawarkan keunggulannya. 

Selain dari segi tempat yang cozy, menu-menunya juga menjadi perhatian, terutama kopinya.

Kopi seakan menjadi minuman favorit anak muda masa kini. Padahal, dulunya kopi biasa menjadi minuman bagi para orang tua. 

Saat ini, kopi seakan menjadi bagian dari gaya hidup sebagian anak muda.

Berbagai kedai kopi pun berlomba menawarkan menu andalan kopinya. 

Berbagai barista pun tak henti mengasah keterampilannya membuat kopi. 

Karena perkembangan kedai kopi begitu pesat ini, barista di Kota Malang juga bermunculan.

"Sudah mulai banyak timbul bibit-bibit baru sih yang pastinya akan bersaing lagi. Jadi persaingan (barista) di Kota Malang sendiri cukup ketat," ungkap Ketua Bartender Barista Kota Wisata Batu (BBKWB) Bonny Harun Aprianto saat ditemui di Kepo Gelato & Cafe dalam acara Battle Latte Art for Newbie Barista.

Namun, peluang untuk menjadi barista di Kota Malang saat ini menurut Bonny sangat besar. Sebab, sudah banyak kafe muncul. 

Jadi media, sarana dan prasarana untuk belajar juga banyak. Berbeda dengan zaman dulu, jarang ada yang memiliki mesinnya.

Nah, untuk menambah nilai jual kopi, barista-barista di kedai kopi biasanya menghiasi kopinya.

Kopi-kopi unik karya barista ini dihias sehingga menjadi lebih instagramable. Seni untuk menghias kopi ini disebut latte art.

Latte art adalah seni menghias di atas secangkir espresso dengan bahan dasar minuman cappuccino dan cafe latte. 

Nah,  menurut Bonny ada empat teknik latte art. Pertama, teknik dusting. 

Teknik ini dilakukan dengan menaburkan bahan berupa bubuk hingga membentuk suatu pola di atas kopi. Teknik kedua yaitu free pouring.

"Free pouring yaitu pemenuhan susu dalam gelas yang ada isinya espresso tapi secara bebas, jadi tanpa bantuan apapun," papar Bonny.

Teknik selanjutnya yaitu etching. Etching menggunakan bantuan sebuah alat untuk membentuk suatu gambar. Teknik terakhir yaitu 3D.

"Kalau etching biasanya ada lukisannya ada warnanya," kata Bonny.

"Kalau 3D itu timbul. Gambarnya seperti kucing atau ikan atau macam-macam," imbuhnya.

Nah, untuk menjadi seorang barista, modal utamanya menurut Bonny adalah niat dan attitude. Kalau teknik semua orang bisa belajar. 

Pewarta : Imarotul Izzah
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top