Disambangi KPK, Begini Penjelasan Wali Kota Malang

Wali Kota Malang, Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang, Sutiaji (Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

JATIMTIMES, MALANG – Petugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (7/11/2018) mendatangi Balai Kota Malang. Dalam pertemuan tertutup itu, petugas lembaga antirasuah tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Malang, Sutiaji.

Bukan sebagai kelanjutan atas tindak pidana korupsi yang terjadi belum lama ini, kedatangan tim KPK itu merupakan salah satu kegiatan untuk melancarkan program aksi memberantas korupsi di lingkungan pemerintah daerah sebagaimana yang sudah menjadi komitmen bersama.

Baca: KPK Kembali Sambangi Pemerintah Kota Malang, Ada Apa?

Ditemui usai melakukan pertemuan, Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, ada banyak hal yang disampaikan petugas KPK berkaitan dengan aksi tersebut. Diantaranya berkaitan dengan manajemen ASN yaitu kompetensi dari setiap sumber daya manusia (SDM), manajemen aset, hingga upaya untuk menggali pendapatan daerah.

"Dan hal itu sesuai dengan visi dan misi saya bersama Pak Wakil Wali Kota Malang yaitu lima tahun ke depan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Malang harus sebesar Rp 1 Triliun, naik dua kali lipat dibanding target sekarang Rp 500 Miliar," jelasnya.

Sesuai dengan aturan, menurutnya upaya peningkatan PAD itu harus diiringi dengan pengawasan dari lembaga internal yang lebih intens. Dia pun sudah mengusulkan kepada pimpinan KPK agar inspektorat jabatannya bisa disamakan dengan sekretaris daerah. Sehingga memiliki kekuatan yang sama untuk memberi peringatan kepada masing-masing OPD.

Pria berkacamata itu lebih jauh menjelaskan, peningkatan pendapatan daerah memang sangat rentan terhadap tindakan korupsi. Karena pendapatan yang diperoleh tersebut tidak akan terasa saat digunakan untuk belanja. Sehingga, segi pendapatan untuk saat ini memang menjadi titik konsentrasi tersendiri.

"Dan nanti akan ada random sampling. Hasinya akan dilihat sejauh mana untuk bisa dijadikan acuan untuk meningkatkan pendapatan melalui potensi yang ada dan yang bisa digarap," pungkasnya.

Pewarta : Pipit Anggraeni
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top