Kesempatan Langka, Ratusan Pengendara Justru Dapat Berkah Saat Ditilang Polisi, Kok Bisa?

Petugas Satlantas Polres Malang beserta tim gabungan saat menggelar giat Oprasi Zebra Semeru 2018, Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Petugas Satlantas Polres Malang beserta tim gabungan saat menggelar giat Oprasi Zebra Semeru 2018, Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Jika pada umumnya, para  pengendara menghindari kerumunan  petugas kepolisian saat menggelar operasi. Namun, Kamis (8/11/2108) ratusan pengguna jalan cukup antusias saat diperiksa petugas puluhan petugas gabungan dari Satlantas Polres Malang beserta beberapa instansi terkait, di simpang tiga Jalibar Kecamatan Kepanjen.

“Sedikitnya ada sekitar 110 pengendaa yang ditilang, mereka bisa langsung menjalani sidang di tempat,” kata KBO Satlantas Polres Malang Iptu Edi Purnama kepada MalangTIMES.

Maklum saja, pada agenda kali ini, Polres Malang memang melibatkan petugas Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Kepanjen. “Bagi pelanggar yang memiliki biaya, maka diarahkan untuk sidang ditempat. Namun jika tidak membawa uang, mereka (pelanggar) akan mendapatkan surat tilang untun menjalani sidang sesuai waktu yang sudah ditentukan,” sambung Edi.

Tidak berhenti disitu saja, para pengendara yang kedapatan mengemudikan kendaraan dalam kondisi mati pajak, juga mendapatkan fasilitas lebih. Sebab, beberapa personel dari Samsat Talangagung juga disiagakan di lokasi razia. “Aturannya sama, bagi mereka yang memiliki biaya, kami sarankan langsung mengurus pajak perpanjangan surat berkendara, namun jika tidak membawa biaya akan kami tindak berupa penilangan,” tegas Edi.

Selain itu, bagi kendaraan yang kedapatan telat saat melakukan Uji KIR. Juga akan disarankan untuk melakukan uji KIR di tempat. Aturan mainnya sama, bagi pemilik kendaraan yang tidak memiliki biaya, maka akan dilakukan penilangan dan saksi administrasi dari pihak terkait. “Petugas dari Balai Uji KIR Talangagung, juga kami libatkan pada giat Oprasi Zebra Semeru kali ini, sehingga bisa memudahkan para pengendara yang kedapatan telat melakukan Uji KIR kendaraan bermotor miliknya,” tutur Edi.

Edi menambahkan, dari 110 penguna jalan mulai dari roda dua, roda empat, hingga kendaraan umum serta kendaraan muatan, yang terjaring razia, rata-rata ditilang karena kedapatan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). “Pada giat hari ini, pengendara yang tidak mengenakan helm dan sabuk pengaman juga marak terjadi,” pungkasnya.

Pewarta : Ashaq Lupito
Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top