Stasion, Komunitas Startup Arek Malang yang Pacu Bisnis Kreatif Digital dan Teknologi

Wali Kota Malang Sutiaji (kopiah hitam) saat meninjau kegiatan Stasion Festival 2018, akhir pekan lalu. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji (kopiah hitam) saat meninjau kegiatan Stasion Festival 2018, akhir pekan lalu. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

JATIMTIMES, MALANG – Anak muda barangkali tak asing dengan istilah start up. Istilah itu umumnya disematkan untuk orang-orang atau perusahaan rintisan. Kota Malang pun punya segudang pebisnis muda yang tengah belajar merintis usahanya dan mereka bergabung dalam Stasion, Komunitas Startup Singo Edan. 
 

Akhir pekan lalu, komunitas yang sudah mulai terbentuk 2011 silam itu menggelar Stasion Festival 2018. Acara itu merupakan kegiatan tahunan komunitas Startup Singo Edan (STASION) Malang. Setelah pertama kali menggelar konferensi pada tahun 2017 silam, kali ini STASION sukses menggelar event festival Startup terbesar di Kota Malang. 
 

Event Stasion Festival berlangsung selama dua hari, tepatnya pada tanggal 17-18 November 2018 yang bertempat di Digital Inovation Lounge (DILo).  Sekitar 25 lebih booth pameran startup asli Kota Malang turut meramaikan festival. Acara ini juga dihadiri lebih dari 700 orang, baik dari pengunjung exhibition serta pihak terkait yang turut menyukseskan kegiatan.
 

Wali Kota Malang Sutiaji pun datang langsung untuk membuka acara sekaligus sharing dengan para pelaku bisnis berbasis digital dan teknologi itu. Saat pembukaan acara, Sutiaji menyatakan sangat antusias dan memberikan apresiasi besar atas terselenggaranya acara ini.
 

"Tentu saya berharap agar para pelaku ekonomi industri digital kreatif terus aktif berkolaborasi dalam membangun dan memajukan teknologi di Kota Malang," ujarnya. 
 

Beberapa gagasan dan ide kreatif disampaikan oleh para panelis serta audiens guna mewujudkan dan merealisasikan Kota Malang sebagai Smart City. "Tentunya untuk meraih hal tersebut, banyak sekali tantangan dan tugas yang harus dikerjakan oleh para stakeholder. Akan tetapi mereka sangat optimis, hal tersebut dikarenakan terciptanya kolaborasi antar praktisi, akademisi, pebisnis, serta dukungan dari pihak pemerintah," tegasnya.
 

Sehari sebelum pelaksanaan konferensi, Stasion juga menggelar sharing session yang membahas mengenai Fintech, Design Principles, Automated Test dan Animation for Industries pada Sabtu (17/11/18). Peserta yang mengikuti sesi tersebut mencapai 500 orang lebih. Hal tersebut menandakan bahwa gairah masyarakat Kota Malang sangat tinggi terhadap industri digital.
 

Pada hari ke-2, Stasion Festival mengadakan konferensi yang dihadiri oleh puluhan akademisi, pengusaha, komunitas dan pemerintah berdiskusi untuk menyelesaikan masalah pembangunan ekosistem digital di Kota Malang. Konferensi yang digelar pada Minggu (18/10/2018) di Digital Innovation Lounge Malang itu mengambil tajuk Build Ecosystem and Human Capital for Digital Industries. 
 

Konferensi tersebut merupakan rangkaian acara dari Stasion Festival 2018, acara tahunan yang diadakan komunitas Startup Singo Edan (Stasion) Malang dalam rangka menjembatani komunitas berbasis digital dan perusahaan rintisan di Kota Malang. 

 

Pewarta : Nurlayla Ratri
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top