Bos Empire Palace Tantang Suaminya Gentle Hadapi Masalah Hukum

Bos Empire Palace Chinchin alias Trisulowati
Bos Empire Palace Chinchin alias Trisulowati

JATIMTIMES, SURABAYA – November 2016 lalu Trisulowati alias Chinchin untuk yang pertama kalinya merasakan dinginnya ruang penjara. Bos Hotel Empire Palace ini ditahan atas kasus dugaan tindakan pencurian dan penggelapan. Yang melaporkan tak lain adalah suaminya sendiri Gunawan Angka Widjaja.

Saat itu Chinchin ditahan oleh pihak Polrestabes Surabaya. Chinchin ditahan selama 1,5 bulan. 

Namun, berjalannya waktu Chinchin akhirnya dibebaskan. Pihak Pengadilan Negeri Surabaya menyatakan dia bebas murni saat di pengadilan.

Hingga kini Chinchin pun akhirnya menghirup udara bebas. "Saat itu banyak yang mengajukan penangguhan. Ada sekitar 600 orang. Mereka semua berani menjaminkan dirinya. Padahal tidak semua saya kenal," kenang Chinchin di salah satu restoran yang ada di tengah kota Surabaya.

Setelah terbukti tidak bersalah, Chinchin kemudian gantian melaporkan suaminya. Hingga Gunawan akhirnya ditetapkan tersangka oleh pihak Polda Jatim Juni 2018 ini. Gunawan dilaporkan atas dugaan pemalsuan surat atau menempatkan keterangan palsu dalam akta otentik.

Namun, sejak ditetapkan tersangka Gunawan langsung menghilang. Pihak kepolisian yang melakukan pencarian terhadapnya hingga saat ini belum ditemukan. Hingga statusnya ditetapkan sebagai buron.

Namun, belakangan ini beredar rumor jika Gunawan tidak lagi ditetapkan sebagai DPO oleh pihak Polda Jatim. Hingga kemudian memantik reaksi dari Chinchin untuk angkat bicara.

Adanya isu tersebut ditanggapi dengan santai oleh Chinchin. "Kalau dia tidak buron saya malah senang. Berarti bisa menyelesaikan masalah," ujarnya.

Menurut Chinchin untuk menyelesaikan masalah ini ada tiga tahapan. Hadapi, jalani dan selesaikan.  "Kalau tidak buron kan berani hadapi. Kemudian jalani dan akhirnya selesaikan," kata ibu tiga anak ini.

Atas laporannya ke polisi ini menurut Chincin bukan berarti suaminya harus masuk penjara. "Saya tidak pernah berpikir negatif. Tujuan saya bukan untuk mencelakakan pak Gunawan. Tapi untuk menyelesaikan masalah dengan keadilan hukum," imbuhnya.

Pewarta : M. Bahrul Marzuki
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Surabaya TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top