Petani Padi dan Kopi Lumajang Resmi Mendapat Sertifikat Organik

Penyerahan Sertifikat Organik kepada kelompok tani. (Foto: Humas Pemkab/JatimTIMES)
Penyerahan Sertifikat Organik kepada kelompok tani. (Foto: Humas Pemkab/JatimTIMES)

JATIMTIMES, LUMAJANG – Potensi pertanian Kabupaten Lumajang sangat tinggi, utamanya padi dan kopi. Meskipun musim hujan, panen padi melimpah, namun harga masih tetap melambung, karena kurangnya dryer (pengering).

Hal ini disampaikan Ir. Agus Widarto, MM., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Lumajang saat agenda Temu Lapang, di Dusun Krajan Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, Selasa (4/12/2018). Dalam acara ini, Ir. Agus Widarto juga menyerahkan Sertifikat Organik Padi dan Kopi.

"Saat ini Kabupaten Lumajang sudah mendapat bantuan 3 dryer dari Pusat. Tetapi, saya sudah berbicara dengan Kadis Pertanian, nanti pada 2019 para petani akan mendapatkan dryer juga," ungkapnya dalam sambutan di depan puluhan petani.

Mengawali kegiatan, Ir. Agus Widarto, MM., bersama rombongan melihat stand-stand hasil pertanian organik dan dilanjutkan dengan melaksanakan panen padi organik.

"Kami akan membantu dan memfasilitasi apa yang sudah dilakukan oleh para petani, termasuk dryer maupun pemasarannya. Kita juga akan melakukan pembinaan-pembinaan terhadap masa tani dari pertanian padi organik maupun pertanian yang lain," tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Ir. Imam Suryadi, M.Si., melaporkan, bahwa kegiatan kali ini merupakan panen padi organik sekaligus penyerahan sertifikat organik kepada 3 kelompok tani padi dan 1 kelompok tani kopi. Pertanian organik mempunyai kelebihan untuk kesehatan dan menjaga lingkungan.

"Saat ini sudah mulai marak di masyarakat untuk bisa beralih kepada organik," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ir. Agus Widarto, MM., menyerahkan sertifikat organik dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman, khusus tanaman padi organik kepada Gapoktan Mahameru, Kecamatan Candipuro.

Untuk ruang lingkup padi dan hayati diserahkan kepada Gapoktan Sumber Rejeki Kecamatan Jatiroto. Sedangkan untuk ruang lingkup padi kepada Poktan Khisma Agung Kecamatan Randuagung. Sedangkan sertifikat organik ICERT Bogor khusus tanaman kopi diserahkan kepada Poktan Mawar Desa Pasrujambe Kecamatan Pasrujambe, Sekidi.

Selain itu, juga diserahkan Polis Asuransi Usaha Tani tanaman padi, kepada Gapoktan Mitra Utama Desa Penanggal Kecamatan Candipuro dan Gapoktan Mitra Semeru Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro.

Pewarta : Pawitra Huda Pradanajj
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top