Lewat 7 Hari, SAR Hentikan Pencarian Dodo

Tim pencari sedang di briefing  sebelum mencari Dodo beberapa waktu lalu (istimewa)
Tim pencari sedang di briefing sebelum mencari Dodo beberapa waktu lalu (istimewa)

JATIMTIMES, TULUNGAGUNG – Basarnas beserta tim pencari lainya menghentikan pencarian terhadap Dodo Triutomo (44) warga Desa Bendosari Kecamatan Ngantru. Pasalnya sesuai dengan prosedur yang ada, batas pencarian orang hilang adalah 7 hari.

Dodo diketahui hilang ditelan derasnya air Sungai Brantas pada Selasa (27/11) sore lalu.
Berbagai upaya pencarian telah dilakukan. Bahkan jangkauan area pencarian diperluas ke seluruh aliran sungai Brantas, artinya pencarian dilakukan hingga ke muara Sungai Brantas.

Terutama di Dam Gerak Gampengrejo Kediri atau pabrik gula Mrican hingga ke dam gerak di ciwi Mojokerto.

“Kita perluas di sepanjang sungai brantas, sampai ke Mojokerto,” ujar Koordinator Basarnas Trenggalek, Bryan.

Namun jika ditemukan tanda-tanda keberadaan Dodo, pihaknya akan melanjutkan pencarian dengan melibatkan jaringan SAR di sepanjang sungai brantas. Bryan menjelaskan, metode yang diterapkan dengan memaksimalkan fungsi pemantauan tim SAR yang ada di sekitar lokasi untuk mengabarkan apabila menemukan tanda tanda keberadaan korban.

“Hari ketujuh memang kita hentikan, namun jika ada tanda tanda keberadaan korban maka pencarian bisa kita lanjutkan kembali,” pungkasnya.

Dodo terjatuh ke aliran sungai Brantas saat bekerja di proyek Jembatan Ngujang 2. Sempat dikejar oleh rekannya, namun Dodo terus diseret oleh aliran air. Hingga kini tak jelas keberadaan Dodo.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top