Terungkap Sejumlah ASN Melakukan Pungli Kenaikan Pangkat, Wabup Angkat Bicara

Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)
Wakil Bupati Lumajang Ir. Indah Amperawati. (Foto: Pawitra/JatimTIMES)

JATIMTIMES, LUMAJANG – Setelah beberapa gebrakan yang dilakukan pemerintahan Lumajang yang baru di bawah kepemimpinan H. Thoriqul Haq dan Ir. Indah Amperawati, kali ini giliran beberapa pejabat yang mulai disorot.

Tindakan pemerintah mulai tercium saat sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Lumajang, terlihat memasuki ruang Kantor Bupati, Selasa (4/12/2108). 

Menurut informasi yang beredar, mereka dipanggil Bupati terkait pungutan liar (pungli) kenaikan pangkat, beberapa waktu lalu.

Bahkan kabar yang berkembang, ada kepala OPD yang dicopot dan sejumlah ASN disanksi. 

Hal yang sama juga terlihat pagi hari ini saat sejumlah pejabat menghadap di kantor Pemkab Lumajang, Rabu (5/12/2018).

"Kami selalu mengingatkan Kepala OPD untuk tidak bermain-main. Karena reformasi birokrasi yang saya dan Cak Thoriq janjikan kepada masyarakat adalah demi proses pemerintahan yang baik," ungkap Ir. Indah Amperawati, Wakil Bupati Lumajang saat ditemui setelah pertemuan intensif dengan sejumlah ASN.

Lebih lanjut Wabup juga mengatakan bahwa masyarakat percaya bahwa dirinya bersama Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, adalah pemimpin yang mampu membawa perubahan di Lumajang.

"Saya juga sampaikan kepada sejumlah Kepala OPD dan staf yang hadir bahwa kepercayaan masyarakat harus dijaga. Kami berkewajiban memberikan pembinaan kepada mereka," tambahnya.

"Untuk 8 ASN yang diduga melakukan pungli sudah kami lakukan penindakan, mulai dari teguran tertulis. Ada pungli sekecil apapun tidak bisa kami tolerir. Ini jadi pintu masuk pembelajaran bagi kita semua," tambah Indah Amperawati.

Sayangnya Wabup terkesan enggan membeberkan sejumlah nama yang terancam sanksi akibat kasus ini. 

Ditegaskannya bahwa dirinya bersama Bupati Lumajang hanya ingin bekerja membina seluruh aparatur. 

Tapi jika ada kesalahan yang dilakukan ASN dan berpotensi merugikan negara, harus dilakukan tindakan tegas.

Pewarta : Pawitra Huda Pradana
Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Lumajang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]jatimtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]jatimtimes.com | marketing[at]jatimtimes.com
Top