Tim Dispendukcapil saat rekam E-KTP penderita stroke di Desa Jatitengah
Tim Dispendukcapil saat rekam E-KTP penderita stroke di Desa Jatitengah

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Blitar terus melaksanakan program perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) langsung ke rumah warga. Petugas mendatangi warga yang tidak mampu mengurus dokumen kependudukan sendiri.

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk Dispendukcapil Anggo Takdhir Hanudji mengatakan, warga yang tidak bisa datang ke kantor Dispendukcapil tidak perlu cemas. Petugas justru mendatangi rumah warga dengan membawa peralatan perekaman. 

Hal ini seperti yang dilakukan pada Rabu (5/12/2018). Tim pelayanan penduduk rentan adminduk datang ke rumah Sriatun, penderita stroke asal Desa Jatitengah, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar.

“Ibu Sriatun ini merupakan penduduk pindahan dari Banyuwangi kelahiran tahun 1942. Sanak familinya ada di Desa Jatitengah sehingga beliau pindah ke Jatitengah. Tapi di Banyuwangi belum melakukan perekaman. Ibu Sriatun ini sakit stroke dan hanya bisa terlentang di tempat tidur,” jelas Anggo kepada BLITARTIMES.

Dikatakan, jemput bola rekam KTP-el ini atas permintaan warga dan kepala desa Jatitengah. Harapannya, setelah memiliki KTP-el, Sriatun bisa mengakses seluruh pelayanan publik khususnya fasilitas dan program kesehatan dari pemerintah.

“Alhamdulilah perekaman yang kami lakukan berjalan sangat lancar. Jaringan internet di tempat lokasi sangat baik. Hanya dalam waktu satu jam, kami  bisa menyelesaikan perekaman,” katanya.

Lanjut Anggo berharap di sisa waktu tahun 2018 ini pemerintah desa semakin aktif melaporkan penduduk rentan yang belum memiliki KTP-el. Ini penting agar penduduk rentan yang belum punya KTP-el bisa segera memilikinya.

“Harapan kami penduduk rentan, jompo dan sakit tidak bisa ke mana-mana bisa segera mengajukan permohonan rekam KTP-el. Kami akan layani penduduk rentan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.(*)